GARUT – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Garut terus membuka ruang kolaborasi dan pengembangan ide kreatif melalui kegiatan pemaparan inovasi yang disampaikan peserta Program Magang Nasional Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch 2, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi para peserta magang untuk menyampaikan berbagai gagasan inovatif yang dapat diterapkan dalam mendukung program pembinaan, pelayanan, hingga administrasi di lingkungan Rutan Garut.
Pemaparan inovasi dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Garut Muchamad Ismail, jajaran pejabat struktural, staf, serta seluruh peserta magang yang selama ini aktif terlibat dalam berbagai kegiatan pembinaan dan pelayanan di lingkungan rutan.
Baca Juga:Semangat Kebangkitan Nasional Menggema di Garut Raya, UPT Pemasyarakatan Gelar Upacara HARKITNAS ke-118Polres Garut Tangkap Warga Tarogong Kidul, Puluhan Paket Sabu Siap Edar Disita
Dalam kegiatan tersebut, peserta magang mempresentasikan sejumlah ide kreatif di berbagai bidang. Mulai dari program pembinaan kemandirian berupa pendidikan membaca dan menulis bagi warga binaan, pendekatan psikologi untuk mendukung pembinaan mental dan emosional warga binaan, hingga pengembangan program ketahanan pangan di lingkungan rutan.
Selain itu, peserta Program Magang Nasional Kemnaker juga memaparkan berbagai inovasi di bidang administrasi dan pelayanan publik sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus membangun citra positif pemasyarakatan yang lebih modern, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Berbagai ide tersebut disampaikan sebagai bentuk kontribusi nyata peserta magang selama menjalani proses pembelajaran dan pengabdian di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kepemimpinan, serta kerja sama tim bagi para peserta magang.
Kepala Rutan Kelas IIB Garut, Muchamad Ismail, menyampaikan apresiasi atas semangat dan kreativitas yang ditunjukkan para peserta Program Magang Nasional Kemnaker dalam memberikan kontribusi positif bagi lingkungan rutan.
Menurutnya, kehadiran peserta magang tidak hanya membantu pelaksanaan kegiatan di lingkungan rutan, tetapi juga membawa energi baru melalui berbagai ide inovatif yang dapat menjadi bahan pengembangan program pemasyarakatan ke depan.
“Melalui kegiatan ini kami melihat semangat, kreativitas, dan kepedulian peserta magang dalam memberikan kontribusi positif bagi pembinaan dan pelayanan di lingkungan rutan. Tentunya hal ini menjadi nilai yang sangat baik untuk terus dikembangkan,” ujarnya.
