GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), terus mendorong untuk melakukan pengembangan desa wisata.
Hal tersebut, ditandai dengan telah terbitnya Surat Keputusan Bupati Garut pada tahun 2021 yang menetapkan sebanyak 131 desa sebagai desa wisata.
Kepala DPMD Garut, Ahmad Ramdani, mengatakan bahwa untuk menunjang desa wisata tersebut pihaknya akan menginventarisir seluruh desa, dengan tujuan menggali potensi wisata yang dimiliki setiap desa.
Baca Juga:SPPG MBG di Garut Tak Berdayakan BUMDes, Bermain Sendiri di Pengadaan Barang, Disarankan DitutupTak Sekadar Aktivitas Fisik, Syakur Sebut Olahraga Kunci Pembangunan Garut
“Saya akan inventarisir lagi berkaitan dengan potensi-potensi wisata yang ada di Kabupaten Garut untuk bisa dikembangkan potensi daerahnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Garut memiliki 421 Desa dari total 42 Kecamatan, dengan karakteristik wilayah yang berbeda-beda. Keberagaman tersebut membuat setiap desa memiliki potensi dan keunggulan masing-masing.
Menurutnya, proses inventarisir ini menjadi langkah konkret untuk mengetahui potensi unggulan disetiap desa, yang memiliki nilai jual.
“Setiap desa memiliki keunggulan masing-masing, sehingga semuanya perlu didata dan diverifikasi,” jelas Ahmad Ramdani.
Ahmad memaparkan, bahwa Inventaris desa wisata ini bukan hanya tugas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan saja, namun ada kolaborasi dengan semua SKPD seperti DPMD, untuk mendongkrak potensi yang bisa menghasilkan PAD.
“Mudah-mudahan dengan adanya segala macam digital, kita bisa mendongkrak hal-hal yang bisa menjadikan sumber daripada potensi wisata,” paparnya.
Ahmad menyebutkan, setiap desa di Garut memiliki potensi unggulannya, diwilayah Garut Selatan misalnya memiliki potensi bahari seperti pantai dan laut, ada desa yang memiliki potensi alam pegunungan, bahkan wisata religi.
Baca Juga:KONI Garut Bidik 10 Besar Porprov Jabar 2026, Siapkan 900 AtletPolsek Banyuresmi Garut Tertibkan Lagi Pelajar Bolos Sekolah
“Insya Allah Desa ada desa yang memang potensinya di bahari, ada desa yang potensi wisatanya di pegunungan, ada ziarah seperti kaya semacam wisata religi,” sebutnya.
Ia menambahkan, upaya pembangunan desa wisata ini sudah pernah dilakukan saat menjabat menjadi Camat, sehingga akan lebih dioptimalkan dalam jangkauan yang lebih luas.
“Saya mungkin pernah jadi Camat, saya juga pernah mendorong di kecamatan, juga saya menggunakan kampanye wisata desa mungkin ini akan diberlakukan juga di desa-desa yang lain dan di Kecamatan yang lain,” tutupnya. (Rizka)
