RADARGARUT– Kamis dini hari, 14 Mei 2026, suasana tenang di Kampung Citugu, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendadak berubah menjadi mencekam.
Sebuah kebakaran hebat melahap area produksi usaha komersial setempat. Api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan saat sudah membesar di bagian atas bangunan. Tidak butuh waktu lama, kobaran api pun dengan cepat menjalar dan menghanguskan dapur produksi ludes.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, laporan kejadian pertama kali diterima petugas pada pukul 01.46 WIB. Tim dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bungbulang langsung bergerak ke lokasi.
Baca Juga:Harga Emas Terpantau Stabil Pada 14 Mei 2026Berjasa Lindungi Masyarakat Garut Dari Wabah 'Black Death', Nama Dr.Slamet Diabadikan Jadi Rumah Sakit
Proses pemadaman baru dimulai pukul 02.27 WIB dan berhasil sepenuhnya dipadamkan sekitar pukul 03.55 WIB. Total waktu yang dibutuhkan untuk mengendalikan api mencapai lebih dari dua jam.
Area yang terbakar merupakan ruangan dapur produksi dengan luas kurang lebih 9 x 18 meter. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti dan mencegah adanya unsur kesengajaan.
Dalam penanganan kejadian tersebut, petugas menerapkan pola penanganan 4A (Awas, Amankan, Asih, Atasi) dan dibantu oleh berbagai unsur, antara lain Banisa, Babinkamtibmas, Redkar, perangkat desa, serta warga setempat.
Kerja sama yang solid antarpihak ini berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.
Meski demikian, kerugian materiil cukup signifikan. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta. Sementara itu, aset yang berhasil diselamatkan petugas diperkirakan bernilai Rp1 miliar.
Kerugian ini tentu sangat memukul pemilik usaha yang bergantung pada dapur produksi tersebut sebagai sumber penghidupan.
Baca Juga:iOS 26.5 Resmi Meluncur! Berikut Daftar PembaharuannyaBMKG Himbau Potensi Hujan Lebat Jelang Musim Kemarau
Kepala Desa Tanjung Jaya beserta perangkat desa mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh kelalaian instalasi listrik.
“Kami minta warga rutin memeriksa instalasi listrik di rumah dan tempat usaha secara berkala,” ujarnya.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat Garut dan Indonesia pada umumnya bahwa korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab kebakaran paling sering terjadi. Di musim kemarau seperti sekarang, risiko kebakaran semakin tinggi karena udara yang kering dan mudah menyalakan api.
