GARUT – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana pembangunan baru untuk terminal Angkutan Kota (angkot) tipe C.
Fokus utama yang tengah dilakukan adalah menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan terminal bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Garut, Satria Budi, menyampaikan bahwa langkah yang diambil saat ini lebih kepada pemeliharaan fasilitas yang sudah ada.
Baca Juga:Diduga dari Bakar Sampah, Atap Rumah Warga Garut Ludes Dilalap ApiBumdes se-Garut Siap Audiensi ke DPRD, Soroti Dapur MBG yang Dinilai Abaikan Produk Desa
Ia menyebutkan bahwa perbaikan terminal angkot terakhir kali dilakukan pada tahun 2023, dan belum ada agenda pembangunan lanjutan dalam waktu dekat ini.
“Untuk sekarang kita tidak ada pembangunan, tapi kita coba melaksanakan kebersihan dilingkungan terminal,” ujarnya, Rabu 29 April 2026.
Ia juga menjelaskan bahwa terminal tipe C yang ada di Garut berfungsi sebagai fasilitas angkutan antar wilayah dalam kabupaten.
Beberapa terminal yang termasuk kategori ini di antaranya berada di Ciawitali, Limbangan, dan Bayongbong.
Sementara itu, terkait dengan keberadaan pedagang di area terminal, Satria Budi menegaskan, bahwa hal tersebut tidak diperbolehkan karena berada di luar kewenangan Dinas Perhubungan.
“Pedagang itu tidak boleh, karena pedagang itu sudah ada kewenangannya. Kita akan coba evaluasi, sewa menyewanya seperti apa karena itu bukan dengan kita,” tegasnya.
Ia mengungkapkan bahwa kondisi sektor transportasi saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk penurunan aktivitas akibat meningkatnya persaingan.
Baca Juga:Garut Siap Gelar Festival Layang-layang Internasional, 14 Negara Dipastikan IkutMatangkan Persiapan Porprov, SOR RAA Adiwijaya Jadi Tempat Pemusatan Latihan
Meski begitu, pihaknya tetap berkomitmen untuk menjaga standar pelayanan, terutama dalam hal kenyamanan dan kelayakan fasilitas.
Kedepan, pengembangan terminal akan mempertimbangkan Detail Engineering Design (DED) serta keterkaitannya dengan jaringan transportasi yang lebih luas, guna menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kedepannya kita lihat Ded kaitan dengan jaringan-jaringan transportasi seperti apa. Nampaknya teman-teman di trnasportasi aga sedikit menurun karena mungkin banyak saingan dan tantangan. Kita harus tetap memberikan kenyamanan dan kelayakan bagi semua,” pungkasnya. (Ale)
