Inisiatif jemput bola Disdukcapil Garut sebenarnya bukan yang pertama kali dilakukan. Sebelumnya, tim yang sama telah melayani beberapa ODGJ di wilayah lain seperti Wanaraja, serta memberikan pelayanan serupa bagi lansia, penyandang disabilitas, korban bencana alam, dan warga yang sedang sakit keras.
Program ini sejalan dengan semangat inklusivitas yang digaungkan pemerintah pusat maupun daerah, di mana tidak boleh ada warga yang “terlupakan” hanya karena kondisi fisik, mental, atau sosial mereka.
Bagi masyarakat yang mengetahui adanya tetangga, saudara, atau warga sekitar yang berada dalam kondisi darurat kesehatan dan membutuhkan bantuan dokumen kependudukan, Disdukcapil Garut membuka kanal pengaduan resmi. Masyarakat dapat melapor melalui link https://linktr.ee/disdukcapilgarut atau menghubungi nomor resmi dinas.
Baca Juga:Wabup Garut Putri Karlina Tekankan Pengendalian Penduduk Lewat KB Mengenal Gesrek: Kesenian Ekstrem Kebal Tubuh yang Mencuri Perhatian di Gebyar Pesona Budaya Garut 2026
Tim T-Rekk siap merespons dengan cepat sesuai prioritas kegawatdaruratan.Dengan semakin masifnya program jemput bola ini, Disdukcapil Garut berharap cakupan kepemilikan dokumen adminduk di kabupaten mencapai angka yang lebih tinggi, terutama di kalangan kelompok rentan. (*)
