Dengan begitu, jumlah korban berpotensi berubah seiring masuknya laporan baru.
Untuk mengantisipasi lonjakan pasien, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk Rumah Sakit Melangbong guna menyiapkan tempat tidur serta fasilitas pelayanan tambahan apabila dibutuhkan.
Selain penanganan medis, tim khusus juga telah melakukan kunjungan ke lokasi SPPG untuk melakukan inspeksi dan penelusuran lebih lanjut.
Asep menegaskan, fokus utama pihaknya saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang diperlukan. Adapun langkah lanjutan terkait penyebab kejadian dan evaluasi penyelenggaraan program akan dikoordinasikan dengan pihak berwenang, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN).
Baca Juga:Kepemimpinan Sekda Nurdin Yana Purna Tugas, Bupati Lantik Satria Budi Jadi PJ SekdaIklan no na x Shopee Tuai Respons Positif, Netizen Ikut Ramaikan Dance Challenge
Hingga saat ini, dugaan keterkaitan antara kejadian tersebut dengan konsumsi makanan program MBG masih belum dapat dipastikan. Kepastian penyebabnya akan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang telah diamankan. (Ale/Rizka)
