Namun, menurut Neng Asti, untuk korban sendiri tidak hanya para siswa, para guru pun yang ikut mencicipi MBG tersebut sempat terasa. mual-mual. “Ada guru juga yang sakit perut sama,” lanjutnya.
Sementara itu, salah satu orangtua dari korban, Nurhasanah, mengatakan anaknya ketika pulang kerumah yang awal kerasa ialah mual hingga diare.
“Karaos na mah mual sareng mencret diare (Awalnya kerasa mual sama mencret diare),” kata dia.
Baca Juga:Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG, 132 Orang di Garut Alami Gejala Mual dan MuntahKepemimpinan Sekda Nurdin Yana Purna Tugas, Bupati Lantik Satria Budi Jadi PJ Sekda
Ia menyebutkan, dugaan mual dan diare yang dirasakan sang anak kemungkinan setelah mengonsumsi MBG dihari kemarin.
“Nya panginten dugaan MBG, tapi da ti wengi kamari oge tos karaos, (Ya mungkin dugaannya nya dari makanan MBG, soalnya dari kemarin malam sudah kerasa),” sebutnya.
Nurhasanah menambahkan, anaknya terasa mual dari kemarin setelah pulang sekolah, dan anaknya pun hari Jumat tetap sekolah namun sempat terasa mual kembali.
“Nembe sakola biasa murangkalih teh, ngan karaos deui (hari tadi sekolah masuk, cuman kerasa lagi),” tutupnya. (Rizka/Ale)
