Empat medali emas tersebut ditargetkan berasal dari dua nomor tarung putri, satu nomor tarung putra, serta satu nomor seni gerak.
Namun, ia berharap hasil yang diperoleh nantinya dapat melampaui pencapaian pada penyelenggaraan sebelumnya.
“Kalau untuk mempertahankan kemarin di empat medali emas, mudah-mudahan lebih. Itu harapan saya,” ungkapnya.
Baca Juga:Garut Dapat Hibah Penyusunan 4 RDTR, Wilayah Perkotaan Hingga Pameungpeuk Jadi Sasaran PerencanaanTerima Aksi Demo AMPGB, Yudha Sebut Kebijakan Fiskal Pusat Hambat Optimalisasi Pelayanan Publik Garut
Dian menilai persaingan pada Porprov Jawa Barat 2026 tidak akan mudah. Setiap daerah diperkirakan telah mempersiapkan atlet terbaiknya untuk memperebutkan medali.
Oleh karena itu, selain meningkatkan intensitas latihan, pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan mental para atlet.
Menurut Dian, tekanan menjelang pertandingan kerap menimbulkan kecemasan yang dapat memengaruhi penampilan atlet. Karena itu, pelatih memiliki peran penting dalam memberikan motivasi, pendampingan, dan membangun kepercayaan diri.
“Saya sendiri sebagai pelatih merangkap juga sebagai psikolog, karena atlet itu banyak kecemasannya, tinggi saat-saat menghadapi pertandingan. Makanya saya selalu support, selalu dampingi, karena psikolog terbaik itu pelatihnya sendiri,” jelasnya.
Di tengah persiapan tersebut, Dian juga mengungkapkan bahwa potensi Tarung Derajat Garut mulai mendapat perhatian dari sejumlah daerah lain.
Bahkan, dirinya mengaku pernah mendapatkan tawaran kontrak dari DKI Jakarta. Namun, tawaran tersebut tidak diterimanya karena memilih tetap berkontribusi bagi perkembangan olahraga di Kabupaten Garut.
“Kalau pun saya terikat dengan uang, kemarin saya sudah ditawarin oleh DKI Jakarta untuk dikontrak. Saya nolak untuk membawa Garut juga,” tegasnya.
Baca Juga:Garut Bidik Tambahan 400 Tempat Tidur, Klinik Utama Rotinsulu Direncanakan Jadi Rumah SakitStatus Tanggap Darurat Kekeringan Berakhir, Pemkab Garut Mulai Petakan Wilayah Terdampak Kemarau Panjang
Sementara itu, dari sejumlah atlet yang dipersiapkan, Dian menaruh harapan besar kepada Ainun Kuswandi dari sektor putri dan Rehan dari sektor putra.
Keduanya dinilai memiliki potensi untuk menjadi penyumbang medali emas bagi kontingen Kabupaten Garut.
Khusus Ainun, pengalaman bertanding dalam berbagai kejuaraan menjadi salah satu modal penting untuk menghadapi persaingan pada Porprov 2026.
Ainun Kuswandi mengaku telah mempersiapkan diri sejak jauh hari. Bahkan, setelah mengikuti pertandingan di Aceh, dirinya terus menjalani latihan untuk mempertahankan kondisi fisik dan kemampuan bertanding.
Menurutnya, intensitas latihan semakin ditingkatkan menjelang pelaksanaan Porprov, termasuk dengan mengikuti program karantina bersama atlet lainnya.
“Apalagi dalam mendekati ini, latihan pagi sore semakin intens, enggak pulang. Kita semua tim di sini TC, nginap sampai nanti keberangkatan Porprov,” ujar Ainun.
