RADARGARUT– Sabtu, 31 Oktober 2026, warga di kawasan Kp. Cinangsi, RT 04/RW 05, Desa Toblong, Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut, sempat dihadapkan pada gangguan lalu lintas akibat material longsor yang menutupi badan jalan.
Timbunan tanah dan lumpur yang turun dari tebing membuat akses jalan terhambat dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Laporan segera diterima oleh Pos Damkar Singajaya. Tanpa menunggu lama, empat personel Pos Damkar Singajaya bergerak cepat menuju lokasi dengan membawa satu unit kendaraan operasional.
Baca Juga:Tiga Shio Ini Diramal Ketiban Rezeki Melimpah dan Kesuksesan Besar Pada Bulan November 2026Waspada Hujan Ringan! BMKG Prediksi Cuaca Kabupaten Garut Hari Ini, Sabtu 31 Oktober 2026
Kedatangan mereka di Tempat Kejadian Perkara (TKP) disambut kondisi jalan yang basah dan berlumpur akibat material longsor yang menumpuk.
Petugas langsung melakukan asesmen situasi dan mulai membersihkan material longsor. Proses pembersihan dan penyemprotan jalan dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan risiko tambahan bagi warga maupun petugas.
Meski medan cukup menantang karena kondisi tanah yang licin dan material yang cukup banyak, kerja sama antarpersonel membuat operasi berjalan efektif.
Berkat kesigapan dan koordinasi yang baik, pembersihan material longsor berhasil diselesaikan dengan aman. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini.
Setelah material dibersihkan dan jalan disemprot, arus lalu lintas di kawasan tersebut kembali normal dan dapat dilalui dengan aman oleh warga serta kendaraan yang melintas.
Kejadian longsor di Peundeuy ini menjadi pengingat bahwa wilayah dengan kontur perbukitan dan curah hujan tinggi tetap memiliki potensi bencana tanah longsor, terutama pada musim hujan.
Material yang menumpuk di badan jalan tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga berisiko menimbulkan kecelakaan jika tidak segera ditangani.
Baca Juga:Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah dan Harus DimusnahkanPerusahaan Asal Singapura Jadi Tersangka Karhutla 901 Hektare
Keberhasilan operasi ini juga tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang segera melaporkan kejadian, sehingga petugas dapat bergerak tanpa keterlambatan.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana di sekitar tempat tinggal, terutama di daerah rawan longsor.
Jika melihat tanda-tanda tanah retak, pohon miring, atau aliran air yang berubah mendadak, segera laporkan kepada pihak berwenang. Kewaspadaan dini sangat penting untuk mencegah dampak yang lebih besar.(*)
