Ia menegaskan, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi masih berpotensi mengalami pergerakan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Sementara itu, penanganan kerusakan jalan secara permanen memerlukan tindak lanjut dari instansi teknis agar akses transportasi masyarakat dapat kembali digunakan dengan aman.
“Kami juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan kerusakan jalan, retakan tanah, maupun kondisi lingkungan yang berpotensi membahayakan keselamatan,” katanya.
Baca Juga:Senyum Perempuan Tani Garut di Balik Hangatnya Uap Geothermal KamojangTrauma Melaut, Korban KM Virgo Diberi Pekerjaan oleh Kapolres Garut, Ada yang Jadi Sopir hingga Pegawai Kafe
Ia menyebut bahwa jalur Banjarwangi–Singajaya dinilai penting untuk menunjang mobilitas masyarakat antarkecamatan. “Karena itu, penanganan kerusakan diharapkan dapat dilakukan sebelum kondisi jalan semakin memburuk akibat hujan yang terus mengguyur kawasan Garut Selatan,” pungkasnya. (*)
