Longsor Tutup Jalan Penghubung Peundeuy-Cibalong Garut, Polisi dan Warga Gotong Royong Buka Akses

istimewa
Longsor Tutup Jalan Penghubung Peundeuy-Cibalong Garut, Polisi dan Warga Gotong Royong Buka Akses
0 Komentar

GARUT – Akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Peundeuy dengan Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, terganggu akibat tanah longsor yang terjadi pada Jumat (30/10/2026) pagi. Material tanah yang menimbun badan jalan menyebabkan kendaraan roda empat tidak dapat melintas.

Longsor terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di Kampung Cinangsi, RT 01 RW 12, Desa Toblong, Kecamatan Peundeuy. Peristiwa tersebut dipicu hujan yang mengguyur wilayah setempat hingga mengakibatkan tanah dari kawasan sekitar jalan mengalami longsor.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut menghambat mobilitas masyarakat yang biasa menggunakan jalur penghubung antarkecamatan itu.

Baca Juga:Sejumlah Wisatawan Mengeluh Muntah dan Diare Usai Liburan di Garut, Dinkes Selidiki Dugaan PenyebabnyaDikeluhkan Warga karena Kumuh dan Terkesan Tak Terurus, Polisi Turun Tangan Bersihkan SMPN 1 Pasirwangi Garut

Untuk sementara, kendaraan roda dua masih dapat melewati lokasi dengan bantuan warga. Namun, pengendara harus berhati-hati karena sebagian badan jalan masih tertutup material tanah dan kondisinya licin.

Merespons kejadian tersebut, jajaran Polsek Singajaya bersama unsur TNI, pemerintah kecamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta masyarakat langsung bergerak melakukan penanganan awal.

Kapolsek Singajaya, IPTU Tatang Sukirman, bersama Camat Peundeuy dan Danramil 1117 Singajaya memimpin kegiatan penanganan di lokasi bencana.

Petugas gabungan dibantu warga Kampung Cisagu dan Kampung Cinangsi bahu-membahu membersihkan material longsoran yang menutup jalan.

Selain berupaya menyingkirkan tanah yang menimbun badan jalan, petugas dan masyarakat juga melakukan perbaikan serta penataan jalur alternatif untuk mempermudah mobilitas warga, khususnya pengguna sepeda motor.

Upaya tersebut dilakukan agar aktivitas masyarakat tidak sepenuhnya terhenti selama proses pembersihan material berlangsung.

Namun, volume material longsor yang menutupi jalan membuat penanganan membutuhkan dukungan peralatan tambahan.

Baca Juga:Ada Badut Bawa Helm SNI hingga Bagi Vitamin, Cara Unik Polisi di Garut Ajak Warga Tertib Lalu LintasPolisi Ungkap Lima Pelanggaran Prioritas Target Operasi Patuh Lodaya 2026

Karena itu, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Peundeuy telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut untuk meminta bantuan alat berat.

Alat berat jenis baby loader diharapkan dapat segera diterjunkan ke lokasi guna mempercepat pembersihan material dan membuka kembali akses bagi kendaraan roda empat.

Kapolsek Singajaya, IPTU Tatang Sukirman, mengatakan penanganan dilakukan bersama berbagai unsur untuk meminimalkan dampak bencana terhadap aktivitas masyarakat.

Di samping membersihkan material longsor, petugas juga berupaya memastikan keamanan warga yang berada di sekitar lokasi maupun pengguna jalan yang hendak melintas.

0 Komentar