Kepolisian Daerah Jawa Barat Serentak Lakukan Operasi Lodaya, Polres Garut Libatkan Ribuan Personel

(Istimewa)
Polres Garut gelar Apel Operasi Lodaya (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Kepolisian Resor (Polres) Garut secara resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026 di Lapangan Mapolres Garut, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Senin 26 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi penanda dimulainya operasi penertiban lalu lintas secara masif di wilayah hukum Polres Garut.Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Garut, AKBP Niko N. Adi Putra.

Dalam amanatnya, Kapolres menekankan pentingnya sinergi antara polisi dan masyarakat. Tema yang diusung pada apel kali ini adalah “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan”.

Baca Juga:Persib Bandung Menang 2-1 atas Garudayaksa FC, Maung Melesat ke Posisi 5Ribuan SPPG Mulai Ditutup, Pemerintah Lakukan Efisiensi MBG

“Operasi ini bukan sekadar penindakan, melainkan upaya bersama menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga dan mendukung,” ujar AKBP Niko N. Adi Putra di hadapan para personel dan undangan.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta unsur Pemerintah Kabupaten Garut. Di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana, Kepala Dinas Perhubungan Satria Budi, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aah Anwar Saefulah, perwakilan Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kehadiran pejabat daerah menunjukkan dukungan penuh terhadap operasi yang digelar polisi.

Menurut Kapolres, Operasi Patuh Lodaya 2026 dilaksanakan serentak di seluruh wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat. Total personel yang dilibatkan mencapai sekitar 1.800 orang. Khusus di wilayah hukum Polres Garut, sebanyak 110 personel dikerahkan untuk melaksanakan tugas di berbagai titik rawan.

Operasi ini dijadwalkan berlangsung hingga 8 November 2026. Tujuan utamanya adalah menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban lalu lintas menjelang Operasi Lilin, yaitu operasi pengamanan Natal dan Tahun Baru.

Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman selama periode libur akhir tahun.

Selama operasi, personel polisi akan fokus pada penindakan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, serta pelanggaran batas kecepatan.

Baca Juga:Motor Hilang Saat Hendak ke Masjid, Polsek Malangbong Berhasil Bekuk Pelaku Curanmor dalam Dua HariAngin Kencang Robohkan Pohon di Samarang Garut, Dua Rumah Warga Rusak

Selain penindakan, polisi juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat agar kesadaran berlalu lintas semakin meningkat. Kapolres berharap operasi ini dapat menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran di jalan raya Kabupaten Garut.

0 Komentar