Mari sudahi atraksi sulap membakar sampah pekarangan. Sebab pada akhirnya, bumi Pasundan ini adalah oikos, satu-satunya rumah tempat kita menumpang hidup, bernapas, dan kelak berpulang. (*)
Leuweung Ruksak, Paru-Paru Sesak: Menagih Logika Ngarumat Jagat di Tanah Garut
