Atribut dan Official Porprov Terpangkas Efisiensi

Kadispora Kabupaten Garut, Asep Mulyana. (Rizka/Radar Garut)
Kadispora Kabupaten Garut, Asep Mulyana. (Rizka/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Kabupaten Garut terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 19 November 2026.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana, mengatakan seluruh cabang olahraga yang akan mengikuti Porprov saat ini tengah menjalani pemusatan latihan untuk meningkatkan kemampuan teknis maupun kondisi fisik atlet.

“Pemusatan latihan khususnya untuk peningkatan skill, fisik dan kemampuan itu, jadi hampir sekarang juga kemarin sudah berlangsung baik itu cabor drumband, sepakbola, setiap cabor lah melaksanakan pemusatan latihan,” ujarnya.

Baca Juga:Komisi II DPRD Garut Sidak Lokasi Pembuangan Limbah B3 di Cimuncang, Dorong Solusi Pengelolaan Limbah KulitKarhutla Ancam Kawasan Pegunungan, BPBD Ingatkan Warga Hindari Pembakaran dan Buang Puntung Rokok Sembarangan

Menurut Asep, secara umum persiapan atlet terus berjalan. Namun, kebijakan efisiensi anggaran turut berdampak terhadap sejumlah kebutuhan kontingen, khususnya perlengkapan dan atribut yang sebelumnya direncanakan lebih lengkap.

“Jadi yang tadinya mungkin ada kelengkapannya sekarang dikurangi dengan ada efisiensi anggaran mungkin cuma jaket aja, cuma sampai ke jersey aja, tidak ada sepatu, tidak ada tas seperti itu. Dan juga dari KONI sendiri menyesuaikan dengan anggaran yang ada saat ini,” ungkapnya.

Kondisi tersebut membuat KONI Garut bersama masing-masing cabang olahraga harus menyusun kembali skala prioritas kebutuhan kontingen.

Selain mengurangi perlengkapan, efisiensi juga membuka kemungkinan adanya pembatasan jumlah official yang diberangkatkan maupun penyesuaian selama pertandingan berlangsung.

“Apakah nanti dari perlengkapan juga dikurangi, nanti juga yang berangkat officialnya dikurangi, juga mungkin perlengkapan officialnya tidak dikasih, nanti mungkin di sana juga di tempat pertandingan kalau ada yang kalah yang tidak bisa bertanding lagi itu dipulangkan untuk mengurangi itu,” lanjutnya.

Tes Fisik Jadi Penentu Atlet yang Berangkat

Asep mengatakan, tes fisik menjadi salah satu instrumen penting dalam menentukan kesiapan atlet menuju Porprov.

Hasil tes akan digunakan untuk mengetahui kondisi masing-masing atlet sekaligus menjadi bahan evaluasi apakah perlu peningkatan latihan atau penyesuaian komposisi kontingen.

Baca Juga:TPA Pasir Bajing Garut Terbakar, Bara di Bawah Tumpukan Sampah Picu Asap BerkepanjanganRibuan Guru Non-ASN Garut Belum Masuk Dapodik, Pemkab Koordinasi ke Pusat

“Kalau ada atlet yang memang secara fisiknya kurang mungkin harus ditingkatkan lagi atau juga mungkin tidak jadi diberangkatkan seperti itu. Jadi itu juga menjadi ukuran untuk atlet yang akan berangkat ke sana,” sambungnya.

0 Komentar