PNM Gelar PKU Akbar 2026 di Sumedang, Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas dan Perkuat Kolaborasi Daerah

istimewa
PNM Gelar PKU Akbar 2026 di Sumedang, Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas dan Perkuat Kolaborasi Daerah
0 Komentar

SUMEDANG – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Garut menggelar Pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2026 di Aula Tampomas, Gedung IPP Sumedang, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PNM memperkuat pemberdayaan pelaku usaha ultra mikro, khususnya perempuan, melalui pembiayaan yang disertai pendampingan, pelatihan, serta pengembangan kapasitas usaha.

PKU Akbar 2026 dihadiri Pemimpin Cabang PNM Garut, Sumawinata, bersama Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Sumedang, Ayuh Hidayat.

Baca Juga:PGE Area Kamojang Raih Dua Penghargaan EBTKE 2026, Inovasi Panas Bumi Dorong Green Jobs dan Ekonomi LokalPelajar SMPN di Wanaraja Diduga Alami Kekerasan Fisik dan Verbal oleh Oknum Guru, Keluarga Lapor Polisi

Selain pelatihan, kegiatan juga diramaikan pameran produk UMKM unggulan milik nasabah PNM serta layanan konsultasi bagi masyarakat yang hadir.

Sumawinata mengatakan PNM terus berupaya mendukung perempuan pengusaha ultra mikro di Sumedang agar mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan kapasitas ekonominya.

“PNM adalah lembaga keuangan yang hadir bukan untuk mendampingi dan membantu kehidupan perempuan prasejahtera menjadi lebih baik. Kami memberi akses pembiayaan, sekaligus mendampingi dan melatih pengusaha ultra mikro agar mampu naik kelas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Sumedang, Ayuh Hidayat, menilai kehadiran PNM turut memperkuat upaya pemerintah daerah dalam mendorong perkembangan UMKM.

“Yang membedakan PNM adalah komitmennya yang tidak berhenti di atas kertas pembiayaan. Ada pendampingan, ada pelatihan, dan itu yang membuat pemerintah daerah merasa perlu terus merangkul kolaborasi ini demi kemajuan UMKM di Sumedang,” tuturnya.

Menurutnya, pola pemberdayaan yang tidak hanya mengandalkan pembiayaan menjadi penting karena pelaku usaha juga membutuhkan peningkatan pengetahuan, kemampuan pengelolaan usaha serta akses pengembangan pasar.

Dalam PKU Akbar tersebut, PNM juga menyerahkan santunan secara simbolis kepada lansia di sekitar lokasi kegiatan.

Baca Juga:Karutan Garut Perkuat Sinergi dengan Kodim 0611, Dorong Kesiapsiagaan dan Keamanan RutanPerkuat Pengamanan Rutan, Karutan Garut Bangun Sinergi dengan Brimob

Selain itu, dukungan kepada nasabah dilakukan melalui pelatihan berbasis klaster usaha, fasilitasi legalitas usaha, hingga program penghargaan umrah yang diberikan setiap tahun kepada nasabah yang dinilai konsisten memenuhi kewajiban dan mengembangkan usahanya.

Sumawinata menegaskan, keberlanjutan program pemberdayaan menjadi bagian dari pendekatan PNM dalam mendampingi masyarakat.

“Ada nasabah kami yang memulai usahanya dari meja dapur, dari lapak kecil di depan rumah, dari modal yang bahkan tak cukup untuk seminggu. Kami hadir untuk menemaninya tumbuh. Begitu pula ketika kami menyapa para lansia di Sumedang, sebagai bentuk terima kasih kepada mereka yang telah lebih dulu berjuang dan membesarkan generasi yang kini kami dampingi,” ujar Sumawinata.

0 Komentar