Garut Darurat Kebakaran! Dua Kasus Kebakaran Terjadi Dalam Sehari

(Istimewa)
Dua kasus kebakaran terjadi dalam sehari di Kabupaten Garut (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Maraknya kasus kebakaran menjadi sorotan publik. Di Kabupaten Garut sendiri per tanggal 7 September 2026 sendiri telah terjadi kasus kebakaran di wilayah Kecamatan Singajaya dan Kecamatan Sukaresmi. Kedua peristiwa tersebut berhasil dikendalikan dengan cepat berkat respons cepat petugas serta kerja sama warga setempat, tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Kebakaran Bangunan Sekolah di Singajaya

Kejadian pertama terjadi sekitar pukul 14.15 WIB di Kampung Ciwaru, Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya. Laporan diterima petugas terkait api yang mulai membesar di bagian belakang bangunan kosong milik SDN 02 Sukawangi. Meskipun bangunan tersebut tidak sedang digunakan, api sempat mengancam area sekitarnya.

Sebelum petugas tiba, para pekerja bangunan bersama pihak sekolah sudah melakukan upaya awal pemadaman menggunakan selang air. Pos Damkar Singajaya kemudian datang dan segera melakukan pemadaman intensif. Berkat kerja sama yang baik, api berhasil dipadamkan total pada pukul 14.50 WIB.

Baca Juga:Cegah ISPA Saat Hujan Abu Vulkanik: Panduan Lengkap Lindungi Saluran Pernapasan AndaHarga Masker Melonjak 10 Kali Lipat Usai Erupsi Anak Krakatau, Kemenkes Ancam Tindak Tegas

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Kebakaran Rumah di Sukaresmi

Belum lama dari kejadian pertama, pada pukul 18.50 WIB petugas kembali menerima laporan kebakaran rumah di Kampung Sindangsari, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaresmi. Api terlihat membesar di bagian atas rumah semi permanen milik Ibu Sumi.

Disdamkarmat Garut segera mengerahkan dua unit kendaraan pemadam dengan total 10 personel untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Proses pemadaman berlangsung intensif hingga api berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 20.35 WIB.

Kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik. Untungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka. Kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp90 juta.

Dalam penanganan ini, petugas Damkar juga berkoordinasi erat dengan Polsek setempat, TNI, PLN, warga, serta lurah setempat untuk memastikan situasi terkendali dan aman.

Pesan Pencegahan dari Damkarmat Garut

Kedua kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap risiko kebakaran, terutama yang berasal dari instalasi listrik.

Disdamkarmat Garut mengimbau warga untukMemastikan instalasi listrik rumah dan bangunan dalam kondisi aman dan layak.Menghindari penggunaan kabel atau sambungan listrik yang sudah rusak, aus, atau tidak sesuai standar. Serta tidak membebani stop kontak secara berlebihan.

0 Komentar