“Yang menjadi masalah ketika kemarau itu sumber air dan debitnya, kemudian jarak sumber air ke persawahan,” kata Rieza.
Kondisi semakin sulit apabila posisi sawah berada lebih tinggi dibandingkan sumber air, seperti sungai.
Pompa harus bekerja menarik air dari permukaan yang lebih rendah menuju lahan pertanian. Pada kondisi tanah yang sangat kering, air juga membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai petakan sawah lainnya karena tingginya porositas tanah.
Baca Juga:Makin Viral! “Kasih Aba-Aba 2.0” Shopee 9.9 x Naykilla & Tenxi Tembus Belasan Jutaan ViewsKekeringan Meluas di Garut, Pemkab Belum Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat
Sebagai langkah mitigasi, Pemerintah Kabupaten Garut menerbitkan Surat Edaran (SE) Bupati yang ditujukan kepada para camat, kepala desa/lurah, serta kelompok tani.
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Pertanian terkait upaya menjaga produksi pertanian dan menghadapi kondisi kemarau.
Melalui surat edaran tersebut, Pemkab Garut mendorong pemetaan lahan pertanian yang rawan kekeringan serta pemantauan ketersediaan air di waduk, embung, dam parit dan saluran irigasi.
Pemerintah juga memastikan infrastruktur pengairan tetap berfungsi dan mengoptimalkan pompa air untuk membantu lahan yang mengalami kendala distribusi air.
Selain pengelolaan air, petani didorong menyesuaikan strategi tanam dengan kondisi kemarau, termasuk memilih varietas yang toleran kekeringan, mempercepat tanam, mengatur jadwal tanam secara serempak, serta beralih ke palawija apabila ketersediaan air sangat terbatas.
“Kita arahkan petani menyesuaikan pola tanam dengan kondisi air yang tersedia. Kalau memang airnya terbatas, jangan dipaksakan untuk tanaman yang membutuhkan banyak air,” ujarnya.
Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) juga ditingkatkan karena kondisi kering dan suhu tinggi berpotensi memicu perkembangan hama.
Baca Juga:Intip Gaya Tenxi, dari Musik dan Hobi hingga Barang Favoritnya di Shopee 9.9 Super Shopping DayBRI Cabang Purwakarta Apresiasi Langkah Kejari Tetapkan Tersangka Fraud KUR: Oknum Sudah Di-PHK
Dinas Pertanian turut mendorong PPL menyampaikan informasi prediksi iklim BMKG kepada petani serta mengedukasi teknik budidaya hemat air.
Petani juga diarahkan memanfaatkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sebagai perlindungan terhadap risiko gagal panen akibat kekeringan.
“Kami terus melakukan pemantauan dan memberikan edukasi kepada petani. Termasuk informasi iklim, pengendalian hama, sampai perlindungan usaha tani melalui AUTP, supaya risiko yang dihadapi petani bisa ditekan,” ujarnya
Sementara itu, Fungsional POPT pada Dinas Pertanian Garut, Cecep Subarjah, mengatakan pengendalian tidak hanya dilakukan melalui gerakan serentak, namun juga dilakukan secara berkelanjutan dihampir seluruh kecamatan.
