Aah menjelaskan, berdasarkan pemantauan terakhir, wilayah yang mengalami dampak krisis air bersih telah mencakup tujuh kecamatan.
Namun, dampak tersebut belum terjadi di seluruh desa pada kecamatan-kecamatan tersebut.
“Kemarin itu kita menaikkan tujuh kecamatan, tapi desanya tidak seluruh desa. Desanya hanya baru sembilan desa,” ungkapnya.
Baca Juga:Intip Gaya Tenxi, dari Musik dan Hobi hingga Barang Favoritnya di Shopee 9.9 Super Shopping DayBRI Cabang Purwakarta Apresiasi Langkah Kejari Tetapkan Tersangka Fraud KUR: Oknum Sudah Di-PHK
Pihaknya masih akan memantau perkembangan kondisi di lapangan dalam sepekan ke depan.
Pemantauan tersebut menjadi salah satu dasar untuk menentukan apakah penanganan kekeringan masih dapat dilakukan dengan sumber daya yang tersedia atau membutuhkan peningkatan status dan dukungan anggaran tambahan.
“Kita pantau untuk minggu ini,” pungkanya. (Ale)
