Anak SD Digigit Pitbull Lepas di Bandung: Kepala dan Telinga Luka Parah, Korban Masih Dirawat Intensif

(Unsplash/radargarut.id)
Bocah SD di Bandung Jawa Barat digigit pitbull, alami luka pada kepala dan telinga (Unsplash/radargarut.id)
0 Komentar

RADARGARUT– Sebuah kejadian mengerikan menimpa seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pada Minggu 23 Agustus 2026 sore, seorang anak kelas tiga SD menjadi korban serangan anjing pitbull peliharaan di Kompleks Grand Cendana, Kecamatan Arjasari.

Anjing tersebut menggigit kepala dan telinga korban hingga luka parah, sehingga anak itu harus segera dilarikan ke rumah sakit. Menurut keterangan polisi, kejadian bermula saat sejumlah warga mendengar teriakan dan tangisan seorang anak.

Saat warga menghampiri, mereka menyaksikan korban tengah digigit oleh seekor anjing pitbull. Anjing itu sebelumnya sedang dijemur dan terikat di patok. Namun, ikatan tersebut terlepas, sehingga anjing bisa masuk ke dalam kompleks perumahan dan menyerang anak yang sedang bermain di luar rumah.

Baca Juga:Pemerintah Tegaskan Tak Perlu Satgas Khusus Karhutla, Koordinasi Lintas Sektor Dinilai Sudah OptimalGubernur NTB Duga Kelistrikan Jadi Penyebab Sementara Kebakaran Kampung Adat Sade, Fokus Kini pada Restorasi

Kapolsek Pameungpeuk, Kompol Asep Dedi, menjelaskan kronologi tersebut saat dikonfirmasi pada Senin 24 Agustus 2026.

“Anjingnya sedang dijemur terlepas dari patok pengikat kemudian masuk ke dalam komplek dan menyerang anak yang sedang bermain di luar rumah korban,” ujarnya.

Korban segera dibawa ke Rumah Sakit Welas Asih, Kabupaten Bandung, oleh orang tua dan pemilik anjing. Pemeriksaan medis menunjukkan luka di bagian kepala dan telinga. Hingga saat berita ini ditulis, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut.

Selain penanganan luka, korban juga dijadwalkan menerima vaksin anti-rabies dari Puskesmas Ciparay. Petugas kesehatan sudah mengambil vaksin untuk diberikan kepada anak tersebut sebagai langkah pencegahan infeksi.

Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap hewan peliharaan, khususnya jenis anjing yang memiliki potensi agresif seperti pitbull. Banyak pihak menyoroti pentingnya pemilik memastikan tali pengikat kuat dan area penjemuran aman, terutama di lingkungan padat penduduk yang sering dilalui anak-anak bermain.

Polisi masih melakukan pendalaman kasus. Pemilik anjing diharapkan bertanggung jawab penuh atas perawatan korban dan mencegah kejadian serupa di kemudian hari. Sementara itu, warga setempat diminta lebih waspada terhadap hewan peliharaan yang berkeliaran bebas.

Insiden ini menambah daftar kasus gigitan anjing di Indonesia yang kerap menimbulkan luka serius. Orang tua dan pengelola kompleks perumahan diharapkan meningkatkan kewaspadaan serta edukasi mengenai keamanan hewan peliharaan demi melindungi anak-anak dari risiko serupa.

0 Komentar