Kejurda Jadi Ajang Berburu Bibit untuk PON hingga Timnas, Proton FC Ikut Memantau

Radar Garut
Kejurda Jadi Ajang Berburu Bibit untuk PON hingga Timnas, Proton FC Ikut Memantau
0 Komentar

“Kalau kita, AFP Jawa Barat, berusaha semaksimal mungkin. Dilihat di PON, alhamdulillah kita selalu dapat emas. Kalaupun tidak emas, kita kedua di Papua,” ujarnya.

Meski demikian, Herman tidak ingin keberhasilan pembinaan hanya diukur berdasarkan gelar juara. Kontribusi Jawa Barat terhadap perkembangan futsal nasional menurutnya juga menjadi parameter penting.

Hal tersebut terlihat dari banyaknya pemain, pelatih hingga perangkat pertandingan asal Jawa Barat yang berkiprah di tingkat nasional.

Baca Juga:Buka Kejurda Futsal di Garut, Buky Dorong Olahraga-Wisata Jadi Ekosistem EkonomiMuhammad Harun Al Rasyid jadi Nahkoda Baru Rutan Garut Gantikan Muchamad Ismail

“Berhasil atau tidaknya mungkin teman-teman dan masyarakat bisa melihat. Tetapi kita bisa berkontribusi ke nasional. Kita menyumbang pemain terbanyak yang ada di Indonesia, termasuk perangkat pertandingan dan pelatih,” katanya.

Kejurda Jadi Etalase Talenta Daerah

Dengan sistem kompetisi yang berlangsung secara rutin, Herman berharap regenerasi pemain futsal Jawa Barat tidak terputus. Kejurda menjadi ruang bagi kabupaten/kota untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus memunculkan pemain potensial untuk diproyeksikan ke level yang lebih tinggi.

Ia menilai pencapaian saat ini menunjukkan pembinaan futsal Jawa Barat telah berada di jalur yang positif, meskipun masih harus terus ditingkatkan.

“Dikatakan berhasil, kita menuju berhasil. Menuju maksimal,” pungkas Herman. (*)

0 Komentar