Desil 5–10 (Menengah hingga Kaya)
Sudah dianggap mandiri. Desil 5–6 (menengah bawah) hanya bisa dibantu saat bencana. Desil 7–8 (menengah) dan Desil 9–10 (kaya) tidak berhak menerima bansos rutin sama sekali.
Cara Cek Status Desil Anda di Tahun 2026
Kunjungi cekbansos.kemensos.go.id → pilih wilayah sesuai KTP → masukkan nama lengkap → isi captcha → klik “Cari Data”. Jika nama muncul sebagai penerima aktif PKH/BPNT/PBI, kemungkinan besar Anda berada di Desil 1–4.
Aplikasi Cek Bansos
Unduh dari Play Store, daftar dengan NIK, KK, dan swafoto KTP. Setelah diverifikasi, data lebih detail dan sinkron dengan DTKS terkini. Fitur “Usul Sanggah” juga tersedia di sini.
Portal KIP Kuliah
Baca Juga:Catat Tanggalnya! Maulid Nabi 2026 Libur Nasional 25 Agustus, Simak Info LengkapnyaCerah Menyelimuti Garut Hari Ini: Suhu Nyaman 18-30°C, Warga Bisa Nikmati Aktivitas Outdoor Tanpa Hujan
Bagi calon mahasiswa, status desil biasanya muncul eksplisit di menu Data Ekonomi setelah login di kip-kuliah.kemdikbud.go.id.
Mengapa Status Desil Bisa Berubah?
Data bersifat dinamis. Perubahan terjadi karena perbaikan ekonomi (kerja tetap atau gaji naik), kepemilikan aset baru, atau validasi data kependudukan. Proses pembaruan dilakukan secara berkala untuk mengurangi kesalahan inclusion dan exclusion error.
Jika Anda merasa data tidak sesuai (misalnya seharusnya Desil 1–4 tapi tidak terdata), segera ajukan sanggahan melalui aplikasi Cek Bansos atau melalui Musyawarah Desa dengan membawa bukti pendukung (foto rumah, SKTM, dan lain-lain). Proses verifikasi biasanya memakan waktu 1–3 bulan.
Memahami dan mengecek desil Anda sendiri bukan hanya soal mendapatkan bansos, tetapi juga bagian dari transparansi dan keadilan sosial yang digalakkan pemerintah.
Dengan data yang akurat, bantuan akan benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan. (*)
