RADARGARUT– Seorang tukang cukur di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial.
Nurhidayat alias Abuy, pemilik pangkas rambut di wilayah tersebut, diduga mengalami intimidasi terkait pemasangan bendera merah putih menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Dalam video yang beredar, Abuy terlihat sedang melayani pelanggan ketika didatangi rombongan dari pihak Kecamatan Rancabungur pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Baca Juga:Catat Tanggalnya! Maulid Nabi 2026 Libur Nasional 25 Agustus, Simak Info LengkapnyaCerah Menyelimuti Garut Hari Ini: Suhu Nyaman 18-30°C, Warga Bisa Nikmati Aktivitas Outdoor Tanpa Hujan
Seorang pria yang ikut dalam rombongan tersebut merekam kejadian sambil mengajukan pertanyaan dengan nada tinggi mengenai alasan belum dipasangnya bendera di depan tempat usahanya.
Saat terus dicecar, Abuy sempat menjawab dengan kalimat yang kemudian menjadi viral: “Kata siapa sudah merdeka.” Jawaban tersebut langsung memicu perdebatan dan berbagai reaksi di media sosial.
Kronologi Kejadian
Menurut penjelasan Abuy saat ditemui, peristiwa itu berawal dari kedatangan pihak kecamatan, termasuk Camat, yang menanyakan soal bendera.
Abuy mengaku sempat meminta dibagikan bendera agar bisa dipasang. Namun, respons yang ia terima justru membuatnya merasa kesal karena sedang bekerja.
“Saya tuh waktu ke belakang itu ngomong, ‘Emangnya udah merdeka?’ Itu maksud saya kan masih tanggal 7, belum hari H-nya 17 Agustus. Maksud saya itu, dia mungkin salah paham,” jelas Abuy.
Ia menegaskan bahwa ucapannya tidak bermaksud merendahkan kemerdekaan Indonesia, melainkan hanya menyiratkan bahwa peringatan resmi masih beberapa hari lagi.
Setelah kejadian itu, video tersebar luas tanpa sepengetahuannya. Abuy mengaku tidak merekam atau menyebarkan video tersebut. Ia baru mengetahui videonya viral setelah istri menerima pesan WhatsApp.
Baca Juga:Amalan Sunnah di Hari Rabu Wekasan: Menepis Mitos Kesialan dengan Memperbanyak IbadahApakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan SKB 3 Menteri
Dampak Psikologis dan Klarifikasi
Viralnya video membuat Abuy mengalami tekanan mental. Ia mengaku sempat tidak bisa tidur selama beberapa hari karena takut terhadap komentar netizen dan malu kepada keluarga.
“Hari Minggu terus terang enggak bisa tidur, kepikiran takut jempol netizen, takut salah ngomong bahaya,” tuturnya.
Meski sempat merasa tidak terima karena direkam tanpa izin, Abuy akhirnya memilih meminta maaf demi meredakan situasi.
“Ya udahlah demi kebaikan aja ini mah, mengalah untuk menang lah istilahnya,” katanya.
