GARUT – Sejumlah objek wisata di Kabupaten Garut tercatat menjadi penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata sepanjang tahun 2026.
Menariknya, posisi teratas masih didominasi oleh destinasi wisata yang berada di kawasan Pantai Selatan Garut.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Beni Yoga, mengungkapkan bahwa Pantai Santolo saat ini menjadi objek wisata dengan capaian PAD tertinggi dibandingkan destinasi lainnya di Kabupaten Garut.
Baca Juga:Sistem Absensi ASN Dinilai Belum Efektif, Bupati Minta Segera DiperbaikiBaso Aci Diusulkan Jadi Warisan Warisan Budaya Takbenda
“Sekarang yang on top justru (pantai) Santolo sekarang. Santolo itu menduduki rengking ke satu itu sudah 162 persen Pak dari target,” jelasnya.
Capaian tersebut menempatkan Pantai Santolo sebagai destinasi wisata dengan kinerja terbaik dalam mendongkrak pendapatan daerah pada tahun ini. Di posisi kedua terdapat Pantai Rancabuaya yang juga menunjukkan capaian cukup tinggi.
“Yang kedua (pantai) Ranca Buaya sudah 96 persen sekarang targetnya. Terus yang ketiga (pantai) Sayang Heulang itu di 58 persen,” sambung Beni Yoga.
Dengan demikian, tiga besar penyumbang PAD sektor pariwisata Kabupaten Garut hingga pertengahan tahun ini seluruhnya berasal dari kawasan Pantai Selatan Garut. Sementara itu, destinasi wisata lainnya menyusul di bawahnya.
“Nah yang keempat baru Bagedit itu baru sekitar 43 persen Pak. Terakhir Cangkuang, Cangkuang 52 persen,” jelas Beni Yoga.
Menurut Beni, tingginya kontribusi objek wisata pantai tidak terlepas dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan selatan Garut dalam beberapa waktu terakhir.
“Ya sekarang yang kunjungan ke pantai ini yang cukup banyak, yang cukup lumayan,” jelasnya.
Baca Juga:Festival Layang-layang Diproyeksikan Tarik Lebih dari 20 Ribu PengunjungPemkab Garut Percepat Pembentukan Forum TJSLP untuk Optimalkan Dana CSR
Secara keseluruhan, Pemerintah Kabupaten Garut menargetkan PAD sektor pariwisata pada tahun 2026 sebesar Rp2,8 miliar. Hingga saat ini, realisasi pendapatan telah mencapai sekitar 58 persen dari target yang ditetapkan.
“Target kita 2,8 tahun ini. Tahun ini baru kita sudah tercapai hampir 58% ya.
Meski sejumlah objek wisata pantai berhasil mencatatkan kontribusi PAD yang tinggi, Pemerintah Kabupaten Garut mengaku memiliki keterbatasan dalam memberikan dukungan secara langsung.
Hal tersebut karena sebagian besar aset di kawasan Pantai Selatan Garut dimiliki oleh instansi lain.
“Nah ini sifatnya kan yang Pantai Santolo yang ke selatan itu kan sifatnya kita hanya pembinaan saja. Karena sebetulnya kalau dari sisi aset kan kita tidak punya aset sama sekali di sana. Berarti itu kita kerjasama dengan Auri, dengan BRIN, dengan Dinas Perikanan Provinsi. Termasuk yang pemilik-pemilik asetnya kan itu. Termasuk dengan desa,” jelasnya.
