KDM Dorong Peningkatan Anggaran Infrastruktur di Garut Jalan dan Jembatan Disorot

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (ist)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (ist)
0 Komentar

GARUT – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan adanya kesepakatan untuk meningkatkan alokasi anggaran pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Garut.

Pernyataan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi dalam sebuah video yang beredar dan menjadi perhatian di media sosial.

Dalam video tersebut, Dedi mengatakan dirinya telah bertemu dengan Bupati Garut dan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk membahas rencana pembangunan infrastruktur di Kabupaten Garut.

Baca Juga:Dua Korban KM Virgo Tiba di Garut untuk DimakamkanAlfamidi Edukasi 200 Keluarga Balita di Garut tentang Pola Asuh dan Kesehatan Gigi

Menurut Dedi, dari hasil pertemuan tersebut terdapat dua kesepakatan utama. Pertama, pada perubahan anggaran akan dilakukan penambahan alokasi untuk pembangunan jalan dan jembatan.

“Di perubahan anggaran disepakati untuk menambah alokasi pembangunan jalan dan jembatan,” ujar Dedi dalam video tersebut.

Sementara itu, kesepakatan kedua berkaitan dengan rancangan APBD Kabupaten Garut tahun anggaran 2027. Dedi menyebut anggaran pembangunan infrastruktur jalan yang sebelumnya berada di angka Rp105 miliar direncanakan meningkat menjadi Rp485 miliar.

“Di APBD 2027, RAPBD 2027 pembangunan infrastrukturnya akan dirubah dari Rp105 miliar menjadi Rp485 miliar, jadi ada kenaikan yang luar biasa,” katanya.

Dedi juga meminta dukungan dari jajaran DPRD Kabupaten Garut terhadap arah kebijakan tersebut. Ia berharap kebijakan peningkatan anggaran infrastruktur dapat dikawal bersama agar pelaksanaannya benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Saya mohon kepada teman-teman DPRD Kabupaten Garut untuk didukung seluruh arah kebijakan demi kepentingan masyarakat ini dan kepada seluruh warga untuk mengawal agar RAPBD perubahan dan RAPBD 2027 sesuai dengan harapan,” imbuhnya.

Meski begitu, Dedi menegaskan bahwa peningkatan anggaran infrastruktur tidak berarti mengesampingkan sektor lainnya. Menurutnya, pendidikan, kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi tetap harus menjadi prioritas utama pemerintah.

Baca Juga:Sambangi Garut, Kapolda Jabar Tegaskan Pelayanan Polri Berbasis Riset dan Perkuat Silaturahmi Lewat JumlingJabar Siaga Satu! Kapolda Instruksikan Pengawalan Ketat Nobar Persib dan Jalur Wisata

Ia menilai pembangunan infrastruktur jalan memiliki keterkaitan erat dengan ketiga sektor tersebut. Infrastruktur yang memadai, dapat menjadi sarana pendukung bagi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan pendidikan sekaligus mendorong aktivitas serta pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan satu catatan, pendidikan tetap harus menjadi prioritas utama, kesehatan harus menjadi prioritas utama, pertumbuhan ekonomi tetap harus menjadi prioritas utama dan infrastruktur jalan merupakan salah satu sarana untuk mendukung kesehatan, pendidikan dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Dedi.

0 Komentar