GARUT – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut menaruh harapan besar terhadap cabang olahraga atletik pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Ketua KONI Kabupaten Garut, Subhan Rohmansyah, menyebut cabor atletik memiliki peluang besar menyumbangkan medali bagi kontingen Garut. Hal itu terlihat dari hasil Babak Kualifikasi (BK), di mana atletik Garut berhasil menempati posisi juara umum ketiga.
“Alhamdulillah atletik Kabupaten Garut cukup berbicara banyak, kemarin kita masuk di juara umum ketiga mengalahkan Kota Bandung,” sebutnya.
Baca Juga:BPKAD Garut Gandeng Kejari Amankan Aset Daerah yang Dikuasai Pihak LainTak Pernah Sepi, Alun-alun Garut Jadi Pilihan Favorit Keluarga Mengisi Libur Sekolah
Subhan mengatakan, atletik selama ini dikenal sebagai salah satu cabor yang cukup berat persaingannya. Namun, melihat capaian pada BK, KONI Garut menargetkan atletik mampu meraih 5 hingga 6 medali emas pada Porprov mendatang.
“Kita yang biasanya di atletik kita cukup berat, tetapi ini malah sekitar 5 sampai 6 medali emas kita targetkan di Atletik,” katanya.
Menurut Subhan, capaian atletik Garut juga diperkuat dengan prestasi di ajang lain, termasuk Kejuaraan Nasional Atletik, di mana atlet asal Garut berhasil membawa pulang medali.
Ia menjelaskan, atletik menjadi salah satu cabor potensial karena memiliki banyak nomor pertandingan. Pada Porprov mendatang, jumlah nomor atletik diperkirakan mencapai puluhan nomor, sehingga peluang meraih medali cukup besar.
“Nomor banyak hampir 70-50 nomoran di atletik, sehingga kenapa atletik itu menjadi salah satu target di luar renang karena nomornya luar biasa banyak sehingga kalau kita dorong di atletik satu atlet itu bisa ngambil 2 sampai 3 medali untuk atlet-atlet,” jelasnya.
Subhan menyebut proses penjaringan atlet untuk cabor atletik telah dilakukan, mulai dari pendaftaran melalui Jabar Istimewa, Babak Kualifikasi, evaluasi hasil, hingga penentuan atlet yang akan diberangkatkan ke Porprov.
Namun, ia menegaskan tidak semua atlet yang lolos BK otomatis diberangkatkan. KONI bersama cabor tetap melakukan evaluasi, terutama terhadap catatan waktu dan peluang bersaing pada Porprov.
Baca Juga:DPRD Minta Wisata Garut Bebas Pungli, Keamanan dan Kenyamanan Jadi Prioritas PengunjungKDKMP Dibangun di Lahan Pemda, Sekda Garut Sebut Akan Buat Berita Acara Pinjam Pakai Sementara
“Sehingga yang lolos BK kemarin juga banyak yang pada akhirnya tidak berhasil, karena hasil evaluasinya meskipun lolos tapi kalau waktunya jauh terpaksa kita tinggalkan,” ucapnya.
Subhan menambahkan, keputusan akhir terkait atlet yang diberangkatkan tetap melibatkan masing-masing cabor. KONI, kata dia, melakukan evaluasi berdasarkan hasil BK, target medali, serta hasil tes fisik sebelum menetapkan komposisi atlet.
