Usai Penggeledahan Terkait Dugaan Korupsi Batu Bara PLN, Rumah Dinas Jampidsus Dijaga Sejumlah Tentara

(Disways)
Rumah Jampidsus dijaga ketat aparat setelah penggeledahan kasus korupsi batu bara penyebab blackout (Disways)
0 Komentar

Polisi mendalami dugaan suap, gratifikasi, pemerasan, dan pencucian uang oleh oknum pegawai negeri atau penyelenggara negara. Pasal yang disangkakan antara lain Pasal 12 UU Tipikor dan pasal-pasal TPPU.

Profil Kafe de’CLAN dan Pemiliknya

Kafe de’CLAN Signature merupakan restoran dan kafe modern dengan nuansa elegan, cocok untuk acara ulang tahun, arisan, tunangan, gathering, hingga wedding venue.

Lokasinya di Jalan Cipete Raya menjadikannya tempat favorit di Jakarta Selatan. Menurut situs dan Instagram resmi @declansignature, nama “de’CLAN” berasal dari kata “clan” yang berarti klan, marga, atau suku, mencerminkan konsep kebersamaan dan privasi.

Baca Juga:Prakiraan Cuaca Garut Sepekan Kedepan: Cuaca Cerah Dengan Suhu Dingin Pada Malam dan Dini HariJadwal Terbaru SAMSAT Garut Juli 2026

Kafe ini baru beroperasi sekitar 2 tahun, sejak Agustus 2024. Meski relatif baru, ia sudah dikenal sebagai venue premium dengan meeting room nyaman.

Pengelola atau pemilik yang disebut dalam pemberitaan adalah Ferry Yanto Hongkiriwiang, meski isu publik banyak menghubungkannya dengan pejabat tinggi Kejaksaan, termasuk Jampidsus Febrie Adriansyah.

Polisi menegaskan prinsip praduga tak bersalah dan tidak berspekulasi soal kepemilikan.

Pasca-penggeledahan, rumah dinas Jampidsus Febrie Adriansyah dijaga ketat oleh personel keamanan. Aktivitas di lingkungan sekitar tetap normal, tetapi kehadiran petugas terlihat jelas.

Implikasi dan Respons Publik

Kasus ini menjadi sorotan karena nilai sitaan yang besar dan kaitannya dengan skandal korupsi BUMN besar. Penyidik terus menganalisis dokumen dan barang bukti untuk mengungkap aliran dana. Polisi menjamin proses berjalan transparan dan sesuai prosedur hukum.

Penggeledahan ini menunjukkan komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi dan TPPU, terutama yang melibatkan aset-aset tersembunyi di balik bisnis legal seperti kafe dan money changer.

Masyarakat menanti perkembangan selanjutnya, termasuk penetapan tersangka dan pengungkapan motif di balik temuan tersebut.(*)

0 Komentar