Maroko Melaju ke Perempat Final, Warga Garut Ikut Bersukacita

istimewa
Maroko Melaju ke Perempat Final, Warga Garut Ikut Bersukacita
0 Komentar

GARUT – Kemenangan tim nasional Maroko atas Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 disambut gembira oleh sejumlah warga Kabupaten Garut. Dukungan itu terasa unik karena Garut memiliki sebuah desa bernama Maroko yang berada di Kecamatan Cibalong, wilayah selatan kabupaten tersebut.

Desa Maroko berada di Kecamatan Cibalong, wilayah selatan Kabupaten Garut. Nama desa tersebut kembali menjadi perhatian publik seiring penampilan apik Timnas Maroko pada Piala Dunia 2026.

Fenomena serupa pernah terjadi pada Piala Dunia Qatar 2022. Saat itu, Desa Maroko yang sebelumnya jarang dibicarakan karena berada di kawasan terpencil mulai dikenal luas setelah Timnas Maroko mencatatkan prestasi membanggakan.

Baca Juga:Sempat Diwarnai Penolakan, Agenda UAS di Kutai Barat Berjalan KondusifMabuk saat Dangdutan, 3 Pemuda Diamankan Polisi di Lokasi Hiburan

Desa yang berbatasan dengan Kecamatan Peundeuy itu, di tahun 2022 dihuni sekitar 5.800 jiwa. Sebagian besar generasi mudanya menggemari olahraga, khususnya sepak bola, sehingga pertandingan Piala Dunia selalu menarik perhatian warga.

Berdasarkan cerita turun-temurun, penamaan Desa Maroko berkaitan dengan kepala desa pertamanya pada 1964. Tokoh tersebut diyakini masyarakat memiliki hubungan dengan negara Maroko, meski riwayatnya belum didukung catatan sejarah yang terperinci.

Maroko sendiri diketahui memastikan tempat di perempat final setelah menundukkan Kanada dengan skor telak 3-0. Azzedine Ounahi mencetak dua gol, sedangkan satu gol lainnya disumbangkan Soufiane Rahimi sekaligus mengunci kemenangan atas Kanada.

Meski tidak memiliki hubungan administratif ataupun sejarah langsung dengan negara di Afrika Utara tersebut, kesamaan nama membuat perjalanan Maroko di Piala Dunia memiliki daya tarik tersendiri bagi warga Garut.

Yasin, warga Kecamatan Banyuresmi, mengaku ikut berbahagia menyaksikan keberhasilan Maroko melewati babak 16 besar. Menurutnya, Maroko tampil disiplin dan mampu memanfaatkan peluang ketika menghadapi Kanada.

“Sebagai warga Garut, tentu saya ikut senang. Di Garut ada Desa Maroko, jadi rasanya seperti memiliki kedekatan tersendiri dengan tim Maroko. Mudah-mudahan mereka bisa melangkah lebih jauh,” kata Yasin.

Ia menilai kemenangan 3-0 menjadi bukti bahwa Maroko bukan lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata. Keberhasilan mereka mencapai semifinal pada Piala Dunia 2022 dinilai telah meningkatkan kepercayaan diri para pemain saat menghadapi tim-tim kuat.

0 Komentar