Pemuda 19 Tahun Hilang Usai Melompat dari Perahu di Waduk Saguling

istimewa
Pemuda 19 Tahun Hilang Usai Melompat dari Perahu di Waduk Saguling
0 Komentar

BANDUNG BARAT – Seorang pemuda bernama Deni Kurniawan (19) dilaporkan hilang setelah melompat dari perahu di kawasan Waduk Saguling, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (4/7/2026).

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, Deni merupakan warga Jalan Raya Cimindi, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. Hingga informasi terakhir diterima, korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

“Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.57 WIB. Saat itu, korban bersama seorang temannya datang ke Waduk Saguling untuk berwisata. Keduanya kemudian menggunakan perahu menuju bagian tengah waduk dan diduga hendak membuat konten,” kata Ade, Minggu (5/7/2026).

Baca Juga:Maroko Melaju ke Perempat Final, Warga Garut Ikut BersukacitaSempat Diwarnai Penolakan, Agenda UAS di Kutai Barat Berjalan Kondusif

Ia menjelaskan, ketika berada di atas perahu, Deni berniat melompat ke air. Temannya sempat melarang karena tindakan tersebut dinilai berbahaya. Namun, korban tetap melompat dan beberapa saat kemudian menghilang dari permukaan.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung. Setelah menerima informasi dari seorang warga bernama Rudi, petugas langsung berkoordinasi dengan Polsek Batujajar dan BPBD Kabupaten Bandung Barat.

“Satu tim penyelamat diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan asesmen awal. Tim juga mempersiapkan pelaksanaan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa petugas telah tiba di sekitar lokasi kejadian dan mulai berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian. Saat ini tim telah berada di lokasi untuk melakukan koordinasi dan asesmen. Operasi pencarian akan dilaksanakan bersama unsur SAR gabungan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan aspek keselamatan saat beraktivitas di perairan serta tidak melakukan tindakan yang berisiko,” katanya.

Pencarian melibatkan Basarnas Bandung, BPBD Kabupaten Bandung Barat, Polsek Batujajar, keluarga korban, masyarakat setempat, dan unsur terkait lainnya.

Sejumlah perlengkapan telah disiapkan untuk mendukung operasi, di antaranya satu mobil penyelamat, peralatan pencarian di perairan, perangkat komunikasi, dan alat pelindung diri.

0 Komentar