Kegembiraan serupa disampaikan Asep Ali, warga Kecamatan Samarang. Ia mengatakan nama Desa Maroko kembali menjadi bahan perbincangan setelah tim berjuluk Singa Atlas itu memastikan tiket menuju perempat final.
“Setiap Maroko menang di Piala Dunia, orang Garut pasti ingat Desa Maroko di Cibalong. Kesamaan nama ini sederhana, tetapi membuat warga ikut bangga dan ramai memberikan dukungan,” ujar Asep.
Desa Maroko merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Nama desa tersebut sebelumnya juga menjadi perhatian publik ketika timnas Maroko tampil mengejutkan pada Piala Dunia 2022.
Baca Juga:Sempat Diwarnai Penolakan, Agenda UAS di Kutai Barat Berjalan KondusifMabuk saat Dangdutan, 3 Pemuda Diamankan Polisi di Lokasi Hiburan
Menurut Asep, keberhasilan Maroko juga menjadi tontonan menarik bagi masyarakat karena mewakili kekuatan sepak bola Afrika. Ia berharap perjuangan para pemain Maroko dapat menjadi inspirasi bagi pembinaan sepak bola di daerah.
“Maroko menunjukkan bahwa tim yang dibangun dengan serius bisa bersaing di panggung dunia. Semangat seperti itu mudah-mudahan ikut menular kepada pemain muda di Garut,” katanya.
Sementara itu, Fajri, warga Kecamatan Tarogong Kaler, menilai kemenangan tersebut layak dirayakan karena Maroko mampu menjaga konsistensi prestasinya dalam dua edisi Piala Dunia.
Ia menyebut dukungan masyarakat Garut kepada Maroko awalnya mungkin muncul karena kesamaan nama. Namun, permainan dan pencapaian tim tersebut membuat dukungan berkembang menjadi kekaguman terhadap perjuangan para pemainnya.
“Awalnya memang karena ada Desa Maroko di Garut. Setelah melihat prestasinya, kita mendukung bukan hanya karena namanya sama, tetapi karena mereka bermain dengan semangat dan percaya diri,” tutur Fajri.
Fajri berharap momentum Piala Dunia dapat sekaligus memperkenalkan Desa Maroko kepada masyarakat yang lebih luas. Menurutnya, perhatian publik dapat diarahkan untuk mengenalkan potensi wilayah selatan Garut.
“Kalau tim Maroko terus menang, nama Desa Maroko di Cibalong juga ikut disebut. Ini bisa menjadi kesempatan untuk mengenalkan desa dan wilayah Garut Selatan,” ujarnya.
Baca Juga:Wisatawan Meningkat Selama Musim Libur, Satpolairud Polres Garut Tingkatkan PengawasanLakukan Tinjauan Lapangan, Lola Pastikan Program BSPS di Garut Berjalan Optimal
Kemenangan atas Kanada membuat perjalanan Maroko di Piala Dunia 2026 terus berlanjut. Bagi sebagian warga Garut, keberhasilan tersebut menghadirkan cerita tersendiri, sebuah tim dari Afrika membawa kegembiraan hingga ke daerah yang memiliki desa dengan nama serupa di pesisir selatan Jawa Barat. (*)
