Partisipasi ASN Berzakat Melalui Baznas Garut Baru 34 Persen, Penghimpunan dari Sertifikasi Guru Turun Drastis

Ketua Baznas Kabupaten Garut, Abdullah Effendi. (Ale/Radar Garut)
Ketua Baznas Kabupaten Garut, Abdullah Effendi. (Ale/Radar Garut)
0 Komentar

“Itu per satu bulan, kalau 3 bulan Rp 210 jutaan, kalau setahun kan Rp 800 jutaan kurang lebih, tapi sekarang jadi engga ada karena kan langsung masuk ke rekening masing-masing dan tidak bisa terkontrol oleh BJB,” jelasnya.

Saat ini, penghimpunan zakat dari tunjangan profesi guru hanya berkisar antara Rp4 juta hingga Rp5 juta per bulan.

Selain itu, Abdullah mengungkapkan hingga saat ini belum ada anggota DPRD Kabupaten Garut yang menyalurkan zakat melalui Baznas.

Baca Juga:Populasi Domba Garut Capai 600 Ribu Ekor, Produksi Daging Disebut SurplusDinsos Garut Cari Penanganan Berkelanjutan untuk Mila, Peran Keluarga Dinilai Penting

“Kalau dari dewan itu masih belum ada, mudah-mudahan nanti oleh pimpinan yang baru lah yang nantinya bisa berkomunikasi,” imbuhnya.

Terkait capaian penghimpunan zakat secara keseluruhan pada tahun ini, Abdullah mengaku belum dapat menyampaikan angka pasti. Meski demikian, ia menyebut penghimpunan infak selama Ramadan 2026 mencapai sekitar Rp650 juta.

“Kalau capaian sampai saat ini saya lupa lagi, tapi kalau infaq ramadhan kemarin kurang lebih mencapai Rp 650 jutaan,” pungkasnya. (*)

0 Komentar