Tak Dapat Bantuan Rutilahu, Pasangan Lansia Terpaksa Jual Tanah untuk Perbaiki Rumahnya yang Nyaris Roboh

Radar Garut
Tak Dapat Bantuan Rutilahu, Pasangan Lansia Terpaksa Jual Tanah untuk Perbaiki Rumahnya yang Nyaris Roboh
0 Komentar

GARUT – Pasangan lanjut usia (Lansia), Ijan dan Yati, warga Kampung Cijelereun, RW 05, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, terpaksa menjual sebidang tanah untuk membiayai perbaikan rumah mereka yang nyaris roboh.

Keputusan tersebut diambil karena kondisi bangunan dinilai membahayakan keselamatan penghuninya. Sebelumnya, pasangan itu berharap memperoleh bantuan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Namun, bantuan yang dinantikan belum terealisasi sehingga mereka memutuskan menjual aset terakhirnya.

Meski demikian, uang hasil penjualan tanah diperkirakan belum mencukupi untuk menyelesaikan seluruh proses pembangunan. Ijan dan Yati pun berharap pemerintah daerah maupun pusat membantu menuntaskan perbaikan rumah tersebut.

Baca Juga:Serangan Hama Tikus Meluas, Tanaman Padi di Cibiuk Mulai RusakKolaborasi Alfamart dan Nestlé Indonesia Perkuat Layanan Posyandu, Sasar Ribuan Ibu dan Anak di Berbagai Daera

“Bapak terpaksa menjual tanah karena rumah Bapak sudah nyaris rubuh. Tapi ini pun tampaknya tidak akan cukup untuk menuntaskan pembangunan. Saya yakin pemerintah tidak akan diam jika melihat warga miskin seperti saya ini kesulitan. Saya mohon agar ada bantuan untuk menuntaskan pembangunan rumah ini,” ujar Ijan, Sabtu (28/6/2026).

Ijan mengaku sudah tidak mampu bekerja karena faktor usia dan kondisi fisik. Bantuan dari pemerintah kini menjadi harapan utama bagi pasangan lansia tersebut.

“Bapak benar-benar minta tolong karena sudah tidak mampu lagi untuk bekerja. Mudah-mudahan pemerintah berkenan memberikan bantuan kepada Bapak,” katanya.

Kepala Desa Mekarsari, H. Dadang, sebelumnya telah meninjau rumah Ijan bersama anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Ketua RW setempat.

Berdasarkan hasil peninjauan, pemerintah desa dan BPD menilai Ijan termasuk warga yang layak memperoleh bantuan Rutilahu.

Ketua RW 05 Desa Mekarsari, Babang, menyebut rumah Ijan sebagai salah satu hunian dengan kondisi paling memprihatinkan di wilayahnya. Karena itu, rumah tersebut dinilai perlu menjadi prioritas penerima bantuan.

Ijan dan Yati berharap bantuan segera diberikan agar pembangunan dapat diselesaikan dan mereka bisa kembali menempati rumah yang aman serta layak huni. (Feri Citra Burama)

0 Komentar