SUMEDANG – Peristiwa pohon tumbang yang terjadi di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, mengakibatkan lima pengendara sepeda motor menjadi korban. Dari jumlah tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Insiden yang terjadi pada Senin (1/6/2026) itu berlangsung di sekitar kawasan Pangkalan Damri dekat Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad). Pohon berukuran besar yang tumbang secara tiba-tiba menimpa sejumlah pengendara yang sedang melintas di jalur nasional tersebut.
Seluruh korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Unpad untuk mendapatkan penanganan medis. Beberapa korban mengalami luka cukup serius akibat tertimpa batang dan ranting pohon.
Baca Juga:Ribuan Jemaah Haji Indonesia Gelombang Pertama Mulai Kembali ke Tanah AirBasisir Kidul, Antara Keindahan dan Kesiagaan
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, mengatakan pihaknya segera mengambil langkah antisipasi pascakejadian agar peristiwa serupa tidak terulang.
“BPBD Kabupaten Sumedang akan memitigasi dan melakukan penebangan pohon,” dilansir dari Jabar Ekspres pada Selasa (2/6/2026).
Menurut Bambang, upaya mitigasi akan dilakukan melalui koordinasi dengan sejumlah instansi terkait serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jatinangor. Langkah tersebut difokuskan pada pemeriksaan dan penanganan pohon-pohon tua yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Selain itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di kawasan yang memiliki banyak pepohonan besar, terutama pohon yang terlihat tua atau mengalami kerusakan.
“Imbauan kepada seluruh warga masyarakat yang melintas di lokasi-lokasi rawan pohon tumbang, agar berhati-hati dan menginformasikan kepada petugas, atau bisa mengubungi layanan kegawatdaruratan 112,” tukasnya.
Sementara itu, Kapolsek Jatinangor Kompol Roger Thomas mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan pohon yang tumbang diduga sudah dalam kondisi lapuk sehingga tidak mampu lagi menopang beban batang dan rantingnya.
“Pohonnya sudah lapuk, tidak ada hujan. Pohon yang tumbang sudah dibersihkan, dan arus lalu lintas sudah kembali normal,” bebernya.
Baca Juga:Seskab Teddy: Diplomasi Luar Negeri Prabowo Hasilkan Investasi hingga Penguatan Posisi IndonesiaPer 2 Juni 2026 KPPN Garut Salurkan Gaji ke-13 ASN Pusat Rp34,28 Miliar
Petugas gabungan juga telah mengevakuasi kendaraan para korban dari lokasi kejadian guna mengembalikan kelancaran arus lalu lintas.
“Serta seluruh bangkai sepeda motor yang dikendarai para korban telah dievakuasi ke Mapolsek Jatinangor,” tutup Kapolsek Jatinangor.
