RADARGARUT – Menjelang Idul Adha 2026, umat Islam kembali ramai mencari informasi seputar puasa sunnah Tarwiyah. Bagi yang lupa membaca niat semalam, tenang saja.
Niat puasa Tarwiyah di pagi hari tetap diperbolehkan selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar.Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Tahun 2026 ini, hari Tarwiyah jatuh pada Senin, 25 Mei 2026.
Puasa ini merupakan amalan sunnah muakkad yang sangat dianjurkan, terutama bagi mereka yang tidak melaksanakan ibadah haji.
Baca Juga:Daftar Sekolah Maung dan Syarat MasuknyaPresiden RI Akui MBG Banyak Kekurangan, Lebih Dari 3.000 Gerai Mitra MBG Ditutup
Keutamaan Puasa Tarwiyah
Menurut keterangan dari NU Online, puasa Tarwiyah memiliki keutamaan yang luar biasa. Rasulullah SAW bersabda:صَوْمُ يَوْمِ التَّرْوِيَةِ كَفَّارَةُ سَنَةٍ وَصَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ كَفَّارَةُ سَنَتَيْنِArtinya: “Puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa satu tahun, sedangkan puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun.” (HR. Ibnu Abbas dan Ibnun Najjar).
Keutamaan ini menjadikan puasa Tarwiyah sebagai momentum emas untuk membersihkan diri dari dosa-dosa tahunan sebelum menyambut Hari Raya Idul Adha. Puasa ini juga melatih kesabaran dan mendekatkan diri kepada Allah SWT di bulan Dzulhijjah yang penuh berkah.
Hukum Niat Puasa Sunnah di Pagi Hari
Secara umum, niat puasa sunnah dianjurkan dilakukan pada malam hari, yaitu sejak matahari terbenam hingga terbit fajar. Namun, para ulama sepakat bahwa puasa sunnah (termasuk Tarwiyah) boleh diniatkan di siang hari atau pagi hari.
Syarat utamanya adalah:
- Belum makan dan minum sejak terbit fajar (subuh).
- Belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa lainnya, seperti berhubungan suami-istri, muntah dengan sengaja, atau keluar mani karena dirangsang.
- Niat dilakukan sebelum waktu zhuhur (sebelum matahari tergelincir) menurut sebagian pendapat yang lebih hati-hati.
- Jika Anda baru ingat setelah terbit matahari bahwa hari ini adalah Tarwiyah, segera niatkan dalam hati. Puasa Anda tetap sah.
Bacaan Niat Puasa Tarwiyah
Niat malam hari:نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَىArtinya: “Aku berniat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.”
Niat pagi hari (jika lupa semalam):نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَىArtinya: “Aku berniat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah Ta’ala.”
Anda bisa mengucapkannya dalam hati dengan khusyuk. Niat tidak perlu diucapkan keras, karena niat adalah amalan hati.
