RADARGARUT– Malam yang penuh euforia menyambut kemenangan bersejarah Persib Bandung. Setelah meraih gelar juara BRI Super League 2025/2026 untuk ketiga kalinya secara berturut-turut (hattrick), ribuan Bobotoh membanjiri kawasan Dago dan sekitarnya.
Tak ingin euforia berubah menjadi kekacauan, Polrestabes Bandung langsung mengambil langkah tegas dengan melakukan rekayasa lalu lintas yang masif di beberapa titik krusial Kota Bandung.
Menurut Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Deden Juandi, pengamanan dan rekayasa lalu lintas difokuskan pada kepulangan massa dari Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menuju pusat keramaian di kawasan Dago.
Baca Juga:KAI Bandung Imbau Penumpang Hindari Atribut Bola Jelang Laga Krusial Persib vs PersijapMati Persib vs Persijap, Satu Langkah Menuju Takhta Kampiun Super League
Area yang menjadi perhatian utama meliputi Dago-Sulanjana, Dago-Cikapayang, dan Flyover Pasupati (Mochtar Kusumaatmadja).
“Antisipasi kami utamakan pada kepulangan Bobotoh setelah laga penutup melawan Persijap Jepara. Kami tidak ingin ada kemacetan parah atau gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Pembagian Empat Zona Rekayasa Lalu Lintas
Polisi membagi rekayasa lalu lintas menjadi empat zona utama untuk mengurai kepadatan:
- Zona Utara, kendaraan dari arah utara yang hendak menuju selatan, timur, dan barat dialihkan melalui Jalan Hasanuddin, Teuku Umar, Dipatiukur, hingga Pranatayudha. Sementara yang menuju barat diarahkan lewat Jalan Ganesa dan Tamansari menuju Babakan Siliwangi.
- Zona Selatan, kendaraan roda empat dari Simpang Merdeka-Riau atau kawasan BIP yang menuju utara dialihkan mulai dari Taman Radio. Arus dari selatan diarahkan melalui Jalan Taman Radio, Rangga Gading, Tamansari bawah, hingga Wastukencana.
- Zona Barat, akses menuju Flyover Pasupati ditutup total. Kendaraan dari Dr. Djunjunan dialihkan ke Jalan HOS Cokroaminoto dan jalur bawah. Penutupan juga dilakukan dari kawasan Hasan Sadikin dan Pasteur-Cihampelas. “Tidak ada kendaraan yang boleh naik ke flyover,” tegas Deden.
- Zona Timur, pengalihan dimulai dari Lampu Merah Sentot-Surapati menuju Jalan Sentot dan Diponegoro. Kendaraan dari Diponegoro yang menuju barat dialihkan lewat Trunojoyo, Sultan Tirtayasa, Sultan Agung, hingga keluar di Jalan Riau.
Pada rekayasa ini hanya berlaku untuk kendaraan roda empat. Sepeda motor masih diperbolehkan melintas, memberikan kelonggaran bagi Bobotoh yang mayoritas menggunakan dua roda.
