Prakiraan Cuaca Garut 15 Mei 2026

(Istimewa)
Prediksi cuaca garut 30 Maret 2026 (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut merilis laporan situasi terkini pada Jumat, 15 Mei 2026. Laporan tersebut memuat prakiraan cuaca, aktivitas gunung api, hingga kondisi gelombang laut di wilayah Kabupaten Garut.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan disertai petir, dan gelombang tinggi di perairan selatan Garut. Berdasarkan informasi dari BMKG, cuaca di wilayah Garut diperkirakan cerah berawan hingga berawan sejak pagi hingga dini hari.

Namun, terdapat potensi hujan ringan pada siang hingga malam hari. Suhu udara berada di kisaran 18 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 55 sampai 90 persen. Sementara itu, arah angin bertiup dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan antara 5 sampai 40 kilometer per jam.

Baca Juga:SMAN 1 Pontianak Tegas Tolak Lomba Cerdas Cermat UlangPolsek Garut Amankan Belasan Botol Miras Dari Tangan 3 Perempuan Tersangka Penjual Miras

BPBD juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada siang hingga menjelang malam. Kondisi tersebut diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Jawa Barat dan dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama di daerah rawan bencana.

Selain kondisi cuaca, laporan juga memuat perkembangan aktivitas Gunung Papandayan dan Gunung Guntur yang berada di wilayah Kabupaten Garut. Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Papandayan saat ini masih berada pada Level I atau status normal.

Meski demikian, masyarakat dan wisatawan diimbau tidak mendekati area kawah aktif seperti Kawah Baru, Kawah Emas, Kawah Nangklak, dan Kawah Manuk dalam radius 500 meter.

PVMBG juga mengingatkan adanya potensi peningkatan konsentrasi gas beracun secara tiba-tiba di sekitar kawah. Pengunjung dan pendaki diminta tetap waspada terhadap kemungkinan letusan freatik yang dapat terjadi tanpa tanda-tanda vulkanik yang jelas.

Selain itu, potensi longsoran di dinding kawah juga perlu diantisipasi, terutama saat kondisi cuaca mendung atau hujan.

Sementara itu, Gunung Guntur juga tercatat berada pada Level I atau normal. Meski aktivitas vulkanik relatif stabil, masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati serta bermalam di kawasan kawah Gunung Guntur demi menjaga keselamatan.

Di sektor maritim, BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok memperkirakan tinggi gelombang di perairan Garut mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi ini berpotensi membahayakan aktivitas nelayan maupun wisata bahari di pesisir selatan Garut.

0 Komentar