Polsek Pasirwangi Tanam 10 Ribu Bibit Cabai di Lahan Tak Produktif, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

istimewa
Polsek Pasirwangi Tanam 10 Ribu Bibit Cabai di Lahan Tak Produktif, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
0 Komentar

GARUT – Jajaran Kepolisian Sektor Pasirwangi resor Garut memanfaatkan lahan tidak produktif untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Langkah tersebut dilakukan dengan melakukan penanaman 10 ribu bibit cabai keriting di wilayah Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jumat (15/5/2026).

Kapolsek Pasirwangi IPTU Wahyono Aji mengatakan bahwa kKegiatan penanaman tersebut dilaksanakan di lahan seluas sekitar 200 tumbak atau 2.800 meter persegi.

“Lokasinya berada di Kampung Gadog RT 01 RW 01, Desa Sirnajaya, Kecamatan Pasirwangi. Lahan tersebut milik warga bernama H. Aceng Jalaludin Shidik,” kata Aji.

Baca Juga:Penjual Kopi Ketahuan Jual Alkohol, Polisi Amankan 3 PemiliknyaBupati Garut Dorong Kaulinan Tradisional Jadi Penguat Budaya dan Ekonomi Daerah

Aji menjelaskan bahwa program yang dilakukan merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang diinisiasi Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto dan dilaksanakan bersama unsur kepolisian serta pemerintah desa setempat.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak produktif.

“Kami bersama anggota Polsek Pasirwangi melaksanakan penanaman 10 ribu bibit cabai keriting di lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan secara optimal. Harapannya, kegiatan ini bisa mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Aji.

Dalam kegiatan tersebut, menurut Aji, turut hadir Kasie Propam Polres Garut AKP Sona Rahadian Amus, anggota Polsek Pasirwangi, Kepala Desa Sirnajaya Susanto, serta perangkat desa setempat.

Menurut Aji, kondisi lahan dan bibit cabai yang ditanam berada dalam keadaan baik serta didukung cuaca yang cukup mendukung saat proses penanaman berlangsung.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan rencana pengembangan lahan melalui sistem tumpang sari dengan tanaman burkol yang dijadwalkan dilakukan sekitar dua pekan setelah penanaman cabai.

“Ke depan kami juga akan melaksanakan penanaman tambahan dengan sistem tumpang sari agar lahan bisa dimanfaatkan lebih maksimal,” pungkasnya. (*)

0 Komentar