Menelusuri Sejarah Garut Lewat Hotel Villa Dolce: Lokasi Pembunuhan Istri Konsulat Spanyol 1925

(Istimewa)
Hotel Villa Dolce Garut (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Villa Dolce Garut, salah satu ikon pariwisata masa kolonial Belanda di Jawa Barat, kini menjadi saksi bisu sejarah yang penuh intrik.

Dulunya hotel mewah pertama di Garut yang menarik wisatawan Eropa dengan julukan “Swiss van Java” bagi kota ini, Villa Dolce kini dikenang bukan hanya karena kemegahannya, tapi juga kasus pembunuhan brutal tahun 1925 serta cerita-cerita mistis yang beredar di kalangan masyarakat setempat.

Bangunan bersejarah ini, yang mulai beroperasi sekitar tahun 1908 di dekat Stasiun Garut, merepresentasikan era keemasan pariwisata pegunungan Garut.

Baca Juga:Cara Cek Bansos Lewat HP: Cukup Pakai NIK!WHO Prediksi Hantavirus di Kapal Pesiar Tak Jadi Epidemi

Sejarah Awal Hotel Modern Pertama di Garut

Pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, Garut berkembang pesat sebagai destinasi wisata berkat alamnya yang indah yang memcakup pegunungan, danau, dan udara sejuk.

Hotel-hotel bergaya berghotel atau hotel pegunungan bermunculan untuk melayani wisatawan Eropa yang mencari kesegaran. Villa Dolce menjadi yang terdepan sebagai hotel modern pertama yang beroperasi pada 1908, hanya beberapa menit berjalan kaki dari Stasiun Garut.

Hotel ini menawarkan fasilitas mewah untuk zamannya, terdapat kamar-kamar nyaman, taman luas, dan pelayanan kelas atas. Foto-foto tempo dulu menunjukkan arsitektur khas kolonial dengan veranda luas, dihiasi tanaman hijau, dan suasana tenang yang mengundang tamu-tamu penting.

Banyak wisatawan Eropa, termasuk selebriti seperti Charlie Chaplin yang konon pernah menginap di sana, memilih Villa Dolce sebagai tempat beristirahat. Hotel ini menjadi bagian dari jaringan akomodasi yang mendukung pariwisata Garut, bersaing sekaligus berkolaborasi dengan hotel lain seperti Papandayan atau Belvedere.

Keberadaannya tak lepas dari perkembangan infrastruktur kereta api yang memudahkan akses ke Garut. Namun, di balik kemewahan itu, ada sisi gelap yang kemudian mencoreng reputasi hotel dan kota.

Kasus Pembunuhan Brutal yang Menggemparkan Hindia Belanda

Puncak ketenaran Villa Dolce yang tragis terjadi pada September 1925. Campbell MacFie, istri seorang pejabat konsulat Spanyol di Sydney, Australia, menjadi korban pembunuhan kejam di salah satu kamar hotel.

Wanita berusia sekitar 50 tahun ini tiba untuk berlibur, memesan kamar pada 3 September 1925. Ia terlihat terakhir kali oleh pelayan sekitar pukul 09.30, namun tak kunjung keluar kamar hingga malam.

0 Komentar