RADARGARUT– Kabupaten Garut kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan utama peternakan sapi potong di Jawa Barat. Meski harus puas di peringkat kedua, Garut berhasil mencatatkan populasi sapi potong mencapai 30.989 ekor sepanjang tahun 2025, hanya selisih tipis dari pemuncak klasemen.
Data terbaru yang dirilis Jabar Stats dan GoodStats.id menempatkan Garut sebagai runner-up setelah Cianjur yang berada di posisi pertama dengan 32.444 ekor. Posisi ketiga ditempati Kuningan dengan 29.300 ekor.
Prestasi Garut ini semakin mengukuhkan wilayah selatan dan timur Jawa Barat sebagai lumbung ternak sapi potong provinsi.
Baca Juga:Hari Tasyrik 2026: Amalan Istimewa 28-29 Mei yang Penuh Berkah dan KeutamaanSetelah Libur Iduladha 2026: 29 Mei Bukan Hari Libur, Begini Jadwal Lengkapnya!
“Garut terus menunjukkan performa konsisten sebagai salah satu motor penggerak sektor peternakan di Jabar,” tulis Jabar Stats dalam postingannya.
Kabupaten yang dikenal dengan julukan “Swiss van Java” ini memang memiliki keunggulan alam yang sangat mendukung pengembangan ternak. Dengan bentang alam perbukitan, lereng Gunung Guntur, serta lahan rumput yang luas, Garut memiliki pasokan pakan alami yang melimpah.
Tradisi beternak masyarakat yang sudah mengakar kuat turut mendukung produktivitas tinggi. Banyak peternak Garut masih menerapkan sistem kandang keluarga yang ramah lingkungan dan memanfaatkan limbah pertanian sebagai pakan tambahan, sehingga mampu menekan biaya produksi.
Keberhasilan Garut di tahun 2025 ini tidak lepas dari upaya pemerintah daerah yang gencar mendorong program insentif bibit sapi unggul, pelatihan peternak, serta pembangunan infrastruktur pendukung seperti kandang komunal dan rumah potong hewan. Hasilnya, Garut berhasil mendekati Cianjur yang secara historis memang menjadi raja sapi potong di Jabar.
Sementara itu, kabupaten-kota besar seperti Bandung (24.568 ekor) dan Bogor (20.371 ekor) masih tertinggal jauh. Hal ini menegaskan bahwa sektor peternakan di Jawa Barat lebih berkembang pesat di daerah pedesaan dan semi-pedesaan ketimbang di pusat-pusat urban.
Prestasi Garut ini membawa harapan besar bagi perekonomian lokal. Sektor peternakan sapi potong tidak hanya menyediakan pasokan daging bagi masyarakat Jabar, tetapi juga menjadi sumber pendapatan utama ribuan rumah tangga peternak. Pemerintah Kabupaten Garut pun terus menggenjot program hilirisasi, mulai dari pengolahan daging hingga wisata peternakan edukasi.
