1 Juni Ternyata Tanggal Merah: Ini Maknanya

(Istimewa)
Tanggam merah 1 Juni dan alasan serta maknanya (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Menjelang akhir Mei 2026, banyak orang mulai bertanya-tanya tentang awal bulan Juni. Ternyata, Senin, 1 Juni 2026 bukan sekadar hari biasa. Tanggal ini ditetapkan sebagai hari libur nasional atau tanggal merah, sekaligus menjadi momen penting untuk memperingati Hari Lahir Pancasila.

Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri dan kalender libur nasional Kementerian Agama telah mengonfirmasi status libur ini, sehingga masyarakat Indonesia dapat menikmati hari istirahat sambil merefleksikan nilai-nilai luhur bangsa.

Mengapa 1 Juni Diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila?

Hari Lahir Pancasila ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016. Tanggal ini merujuk pada peristiwa bersejarah pada 1 Juni 1945, ketika Ir. Soekarno menyampaikan pidato monumental di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Baca Juga:Garut Sukses Raih Posisi Kedua Sapi Potong Terbanyak Jabar 2025IHSG Bakal Ngegas Kencang Pasca Libur Idul Adha? Analis Ungkap Faktor Pendongkrak Utama

Dalam pidato tersebut, yang dikenal sebagai “Lahirnya Pancasila”, Soekarno mengusulkan lima prinsip dasar negara yang kemudian dikenal sebagai Pancasila.

Kelima sila tersebut adalah:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Pidato ini disampaikan di Gedung Chuo Sangi In (sekarang Gedung Pancasila) di Jakarta, saat Indonesia masih berada di bawah pendudukan Jepang menjelang akhir Perang Pasifik.

Jepang yang sedang terdesak membentuk BPUPKI untuk menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia guna mendapatkan dukungan rakyat. Sidang pertama BPUPKI dimulai pada 29 Mei 1945, dan puncaknya pada 1 Juni saat Soekarno menyampaikan gagasannya.

Setelah melalui berbagai proses, termasuk penyempurnaan oleh Panitia Sembilan, Pancasila akhirnya disahkan sebagai dasar negara pada 18 Agustus 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Sejak itu, Pancasila menjadi ideologi negara yang mempersatukan bangsa dengan keberagaman suku, agama, ras, dan golongan.Signifikansi Pancasila di Era ModernDi tengah dinamika global saat ini, Pancasila tetap relevan sebagai fondasi kehidupan berbangsa.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menetapkan tema peringatan Hari Lahir Pancasila 2026: “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema ini mengajak seluruh komponen bangsa untuk tidak hanya mengingat sejarah, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

0 Komentar