GARUT – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Kamojang terus memperkuat komitmennya dalam membangun keberlanjutan bisnis melalui peningkatan literasi energi di kalangan generasi muda.
Upaya tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap kegiatan Energy Corner yang diselenggarakan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI).
Dalam kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Garut tersebut, PGE Area Kamojang hadir sebagai sponsor utama sekaligus mitra strategis dalam memperkenalkan potensi energi panas bumi sebagai salah satu sumber energi baru terbarukan yang berperan penting dalam mendukung transisi energi nasional.
Baca Juga:Sambut Idul Adha, PNM Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat di Sekitar Wilayah OperasionalIduladha di Rutan Garut, Warga Binaan Terlibat Langsung dalam Pemotongan 3 Sapi dan 1 Kambing Kurban
Forum tersebut mempertemukan mahasiswa, pelaku industri, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendiskusikan masa depan energi bersih Indonesia.
Selain memberikan pemahaman mengenai teknologi panas bumi, kegiatan juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mendukung agenda keberlanjutan dan dekarbonisasi nasional.
VP Operation & Engineering PT PGE Tbk, I Made Budi Kesuma Adi Putra, mengatakan bahwa edukasi dan penguatan pemahaman masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari strategi keberlanjutan perusahaan.
“Keberlanjutan operasi geothermal tidak hanya ditentukan oleh keandalan teknologi dan sumber daya, tetapi juga oleh seberapa jauh kita mampu membangun pemahaman dan kepercayaan masyarakat. Generasi muda memiliki peran penting sebagai jembatan pengetahuan ini, karena mereka adalah calon penggerak utama transisi energi di masa depan,” katanya.
Menurutnya, keberadaan PGE Area Kamojang tidak hanya berfungsi sebagai penghasil energi bersih, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk menjadi pusat pembelajaran bagi masyarakat sekitar.
Ia menjelaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk organisasi kepemudaan dan mahasiswa, menjadi salah satu cara perusahaan memperluas pemahaman publik mengenai manfaat energi panas bumi.
“Keberlanjutan operasi geothermal tidak hanya ditentukan oleh keandalan teknologi dan sumber daya, tetapi juga oleh seberapa jauh kita mampu membangun pemahaman dan kepercayaan masyarakat. Generasi muda memiliki peran penting sebagai jembatan pengetahuan ini, karena mereka adalah calon penggerak utama transisi energi di masa depan,” jelasnya.
Baca Juga:Rutan Garut Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Jelang Idul AdhaLewat RE3 FOR-E, PNM Ubah Pakaian Tak Terpakai Jadi Peluang Usaha dan Kepedulian Sosial
Selain mendukung literasi energi, diketahui PGE juga terus menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal, serta pengembangan ekonomi berkelanjutan di wilayah sekitar operasional perusahaan.
