Damkar Sebut Kerugian Rp2 Miliar, Pemilik Toko Sempat Padamkan Api Berasal dari Thinner

istimewa
Proses pemadaman api yang melahap toko material di jalan terusan pembangunan Garut. (Istimewa)
0 Komentar

GARUT – Jajang Nurjaman (37) pemilik Toko Material PD Dua Saudara harus menelan kepedihan setelah tokonya di Jalan Terusan Pembangunan, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, hangus dilalap api, pada Selasa (28/4/2026) siang.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.20 WIB itu meluluhlantakkan seluruh bangunan seluas kurang lebih 900 meter persegi, beserta seluruh isi toko yang selama ini menjadi sumber penghidupannya.

Menurut keterangan Jajang, api pertama kali muncul secara tiba-tiba dari area penyimpanan bahan kimia di dalam toko.

Baca Juga:Toko Material di Garut Ludes Dilahap Si Jago Merah! Dua Mobil Ikut Terbakar Kerugian Capai Rp700 JutaMenteri Koperasi Resmikan SPBU Nelayan Berbasis Koperasi Di Aceh Selatan

Saat itu, ia tengah berada tidak jauh dari lokasi bersama sejumlah karyawan dan melihat api kecil di arah tumpukan thinner. Kemudian, tidak lama api semakin membesar.

Refleks, Jajang bersama karyawannya langsung berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya. Namun, upaya tersebut tak membuahkan hasil.

Material yang mudah terbakar di dalam toko membuat kobaran api dengan cepat membesar dan menyebar ke seluruh bangunan.

Dalam hitungan menit, api melahap seluruh bagian toko, termasuk berbagai barang dagangan seperti besi, mebel, serta perlengkapan lainnya.

Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi, menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan untuk membantu.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut yang menerima laporan segera meluncur ke lokasi dengan mengerahkan lima unit mobil pemadam dan 14 personel.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari tumpukan thinner yang memicu api membesar.

Baca Juga:Disparbud Garut Siapkan E-Ticketing untuk Wisata Garut SelatanBPBD Garut Ajukan BTT Tahun 2026 Rp7,5 Miliar Untuk Penanganan Bencana

“Kronologi awal terlihat api dari pantulan kaca mobil di area tumpukan thinner, kemudian tiba-tiba menyala besar,” jelas Eko.

Menurutnya, pemilik sempat mencoba memadamkan api, namun kondisi bahan yang mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan.

Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.

Akibat kebakaran ini, Jajang diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp2 miliar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti insiden kebakaran Toko Material tersebut.(Rizka/rls)

0 Komentar