GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menegaskan pentingnya penguatan otonomi daerah sebagai landasan dalam mendorong kemandirian dan efektivitas pemerintahan di tingkat daerah. Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai usai menghadiri rangkaian peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, Senin (27/4/2026).
Menurutnya, konsep otonomi daerah menjadi solusi strategis dalam mengelola negara yang memiliki wilayah luas serta karakteristik masyarakat yang beragam. Ia menilai, pengambilan keputusan tidak bisa sepenuhnya terpusat karena setiap daerah memiliki kondisi yang berbeda.
“Sejatinya bahwa kita ini adalah suatu bangsa yang sangat besar, sangat luas wilayahnya, jumlah penduduknya banyak beraneka ragam sehingga setiap daerah itu memiliki keunikan dan juga berarti memiliki potensi dan tantangan yang berbeda-beda, tidak mungkin atau berat sekali kalau semua diatur oleh pemerintah pusat,” ujar Syakur, Senin, 27 April 2026.
Baca Juga:Rutan Garut Salurkan Gerobak Usaha untuk Keluarga Warga Binaan di HBP ke-62Stok Pupuk Subsidi di Jabar Dipastikan Aman, untuk Garut Mencapai 1.839 Ton
Lebih lanjut, Syakur menekankan agar seluruh perangkat daerah, khususnya yang mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD), mampu bergerak lebih aktif dan inovatif dalam menggali potensi yang ada. Optimalisasi PAD, kata dia, harus menjadi fokus utama guna memperkuat kemandirian fiskal daerah.
“Kemudian yang berikutnya adalah bagaimana kita memanfaatkan pendapatan kita baik dari PAD untuk kegiatan-kegiatan dan itu juga harus efisien tapi tetap efektif,” ujar Syakur.
Selain aspek keuangan daerah, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan. Ia mendorong agar Pemkab Garut terus bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif dan terus belajar.
“Tadi ada pesan Pak Menteri mengatakan kompetensi dan keahlian. Saya dorong temen-temen untuk ayo mau belajar lagi, kita adalah organisasi yang selalu belajar. Learning organization. Saya selalu bilang ayo kita sama-sama kumpul, sama-sama diskusi, kenapa saya selalu minta ada rapat hari Senin itu adalah proses pembelajaran,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, sebagai bagian dari upaya menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, mandiri, dan mampu bersaing. (*)
