GARUT – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan program dari Presiden Prabowo, yang bertujuan untuk kemandirian perekonomian desa, dan mensejahterakan masyarakat melalui pemberdayaan usaha.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Garut, Hendra S Gumilang, mengatakan bahwa perkembangan KDMP di Garut hingga sekarang masih ada yang belum memiliki lahan.
“Jadi di Garut itu ada yang sudah berjalan, ada yang belum, ada yang sudah selesai dibangun, ada yang sedang dalam proses pembangunan kalau gerainya dan ada juga yang masih lahannya belum ada,” ujarnya.
Baca Juga:WFH ASN di Garut Dinilai Kurang Efektif untuk Pelayanan Langsung, Begini Tanggapan Ketua Komisi I DPRDTriwulan Pertama 2026, Angka Kecelakaan di Garut Menurun
Hendra menyebutkan, untuk KDMP di Garut saat ini ada sekitar 134 dalam tahap pembangunan, dan 135 yang sudah berjalan, dan jumlah tersebut diluar dari yang sudah menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).
“Jadi kan intinya kooperasi itu harus melakukan rapat anggota tahunan,” sebutnya.
Selain itu, kata dia, selain dari jumlah 134 yang tengah pembangunan dan 135 sudah berjalan, sisanya masih terkendala dari mulai akses modal hingga kepengurusan.
“Kendalanya mungkin akses modal, keterbasan pengurus, dan sebagainya,” katanya.
Menurut Hendra, KDMP sendiri pada intinya kebutuhan bagi masyarakat, dari mulai klinik, penyediaan Gas LPG, hingga untuk pupuk.
“Itu ada gerai klinik, ada gerai kebutuhan anggota dan masyarakat termasuk gerai pupuk, gas LPG dan kedepannya seperti itu, kebutuhan masyarakat lah intinya,” ucapnya.
Namun, Hendra menegaskan bahwa untuk yang sifatnya simpan pinjam belum termasuk di program KDMP artinya tidak masuk ke unit usaha, yang jelas hanya gerai kebutuhan masyarakat yang sudah ditentukan.
Lebih jauh kata Hendra, jika ada bangunan KDMP atau lahan tanah carik yang jauh dari kantor Desa tentu belum memenuhi syarat untuk dibangun KDMP.
Baca Juga:Rencana Kampung Haji Indonesia di Makkah Mulai Dibangun Tahun IniPenggalangan DSP di Madrasah Diperbolehkan, Kemenag Garut: Sesuai Juknis
“Jadi diusahakan kan harus dekat dengan jalan, akses jalan, akses ekonomi dan sebagainya, sesuai dengan syarat-syarat untuk dibangun,” katanya.
Ia menambahkan, KDMP ini memang ditujukan untuk memajukan perekonomian ditingkat desa, dan ia berharap agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa memasok dari KDMP.
“Ya bagi saya tetap semangat lah gitu untuk memajukan perekonomian tingkat desa gitu ya. Dan jadi intinya kita berharap MBG itu bisa menyerap produk-produk dari UKM dan dari kooperasi,” pungkasnya. (Rizka)
