Kemenhaj Garut Pastikan Jemaah Umrah Tertangani Pemerintah RI di Tengah Konflik Wilayah Timur Tengah

jemaah haji asal Garut
jemaah haji asal Garut
0 Komentar

GARUT – Ketegangan konflik diwilayah Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran turut memunculkan kekhawatiran bagi para jemaah umrah asal Indonesia, khusunya asal Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kementrian Haji dan Umrah Kabupaten Garut, Indra Azwar Mawardi, menyampaikan terkait kondisi situasi para jemaah umrah di Tanah Suci.

Menurutnya, sesuai arahan dari Wamen Haji dan Umrah bahwa jemaah umrah asal Indonesia, khususnya Garut dalam kondisi baik, masih tertangani oleh Pemerintah.

Baca Juga:Disperkim Garut Tegaskan Program Rutilahu Wajib Masuk DTSEN Desil 1–3Harga Pupuk Melebihi HET, DPRD Garut Minta UPTD Responsif Soal Data Petani

“Sementara untuk kemarin yang dikatakan oleh Pak Wamen, itu jemaah haji asal Indonesia itu alhamdulillah masih tertangani oleh Pemerintah RI. Mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh pemerintah itu menjadi kenyamanan untuk para jemaah umroh,” ujarnya saat ditemui diruangannya, Selasa 3 Maret.

Ia menjelaskan, bahwa jemaah asal Garut ada yang berangkat beberapa waktu lalu, dan belum jadwalnya pulang, sehingga ia berharap ketika pemulangan para jemaah umrah tidak ada kendala apapun.

“Untuk umroh asal Kabupaten Garut, sementara kemarin mungkin ini belum jadwalnya pulang dan mudah-mudahan khusus untuk Garut itu kan ada jemaah umroh yang berangkatnya baru kemarin-kemarin kan otomatis pulangnya nanti kan karena bukan jadwal pulang sekarang-sekarang, mudah-mudahan pas nanti pulang untuk Iran dan yang lain itu reda ya tidak ada masalah, dan untuk peperangan selesai,” jelasnya.

Terkait data para jemaah umrah asal Garut yang tengah melaksanakan ibadah umrah. Kata Indra, pihaknya tidak memiliki data, karena data tersebut tercantum di aplikasi Siskopatuh (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus), yang hanya bisa diakses oleh para travel.

“Nah aplikasi Siskopatuh ini bisa diakses oleh travel, yang mau berangkat semua itu masalah akomodasi, konsumsi, pesawat itu yang masuknya ke travel. Dan kami kementerian haji Kabupaten/Kota itu tidak bisa mengakses ke aplikasi Siskopatuh,” ungkapnya.

Indra menegaskan, bahwa para jemaah umrah asal Garut ketika pemulangan ke tanah air semoga dalam kondisi aman. “Ya mudah-mudahan aman, kita doakan aja supaya jemaah khususnya asal Kabupaten Garut itu bisa pulang dengan selamat ke tanah air,” tegasnya.

0 Komentar