Polres Garut Pastikan 10,5 Ton Jagung Petani Sukawening Terserap Maksimal oleh Bulog

istimewa
Polres Garut Pastikan 10,5 Ton Jagung Petani Sukawening Terserap Maksimal oleh Bulog. (Istimewa)
0 Komentar

​GARUT – Sebanyak 10,5 ton jagung hasil panen Kelompok Tani (Poktan) Mekarjaya, Desa Sudalarang, Kecamatan Sukawening, resmi didistribusikan ke Gudang Bulog Sukagalih pada Rabu, 25 Februari 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari pengawalan ketat Polres Garut untuk memastikan hasil tani lokal terserap maksimal guna memperkuat ketahanan pangan nasional.

​Kapolsek Sukawening, AKP Budiman Suhardiana, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk sinergi nyata antara Polri, dinas pertanian, dan Bulog.

Baca Juga:Belum Ada Perubahan Signifikan di Garut, Sekjen Laskar Prabowo 08 Berikan TanggapanKades Karyamukti Terima Keluhan Warga Terkait Menu MBG, Dinilai Tak Sesuai Konsep Awal

Menurutnya, kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada petani sekaligus menjamin kelancaran distribusi hasil bumi dari lahan pertanian hingga ke gudang penyimpanan.

​Detail Operasi Pengawalan​Proses monitoring dan pengiriman ini dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Garut, Kompol Eka Anggriana, bersama jajaran Polsek Sukawening dan unsur UPT Pertanian setempat. Berikut adalah poin-poin utama dari kegiatan tersebut:

  • Kualitas Terjamin: Seluruh 10,5 ton jagung yang dikirim telah melalui uji kualitas dan dinyatakan memenuhi standar kualifikasi Bulog.​
  • Asal Komoditas: Produk berasal dari Poktan Mekarjaya yang dipimpin oleh Jajang Sumpena di Kampung Cikendal, Desa Sudalarang.​
  • Keamanan Distribusi: Pengangkutan menggunakan armada truk dengan pengawalan ketat mobil patroli Polsek Sukawening untuk mengantisipasi kendala di perjalanan.​

Kegiatan yang berlangsung pada kuartal IV tahun 2025 (periode serapan) ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga di tingkat petani serta memastikan ketersediaan stok pangan di wilayah Kabupaten Garut tetap aman.(*)

0 Komentar