Mahasiswa KKN Dinilai Bupati Garut jadi Penggerak Perubahan Desa

istimewa
Mahasiswa KKN Dinilai Bupati Garut jadi Penggerak Perubahan Desa
0 Komentar

Program yang dijalankan meliputi penguatan kepemimpinan desa, etika pelayanan publik, administrasi pemerintahan, pelatihan digital marketing, hingga edukasi kesehatan masyarakat.

“Puncaknya, kami ikut mendampingi Desa Pangauban hingga meraih juara Sri Baduga tingkat Provinsi Jawa Barat, dengan hadiah mencapai Rp9 miliar. Selain itu, desa juga menjadi juara pertama pada ajang tingkat Kabupaten Garut,” ungkap Furqon.

Ia menambahkan, keberhasilan program tidak lepas dari dukungan penuh aparatur desa, karang taruna, dan masyarakat setempat.

Baca Juga:Rutan Garut Kelola Sampah Bernilai Ekonomis, Warga Binaan Dilibatkan Aktif dan ProduktifSempat Kabur, Sopir Angkot Penabrak Pedagang Lotek di Garut Diamankan Polisi

“Warga sangat antusias. Setiap program selalu didukung, sehingga kami merasa benar-benar diterima sebagai bagian dari desa,” katanya.

Di akhir kegiatan, para peserta KKN Gradasi juga menyampaikan sejumlah masukan, khususnya terkait efisiensi koordinasi kepanitiaan dan ketepatan waktu penyaluran dukungan operasional bagi mahasiswa di lapangan.

Meski demikian, secara umum KKN Gradasi dinilai berhasil memperkuat kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat, sekaligus menjadi model pengabdian yang berorientasi pada dampak nyata.

Bupati Garut pun berharap program serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya bersama membangun desa dan mempercepat kemajuan Kabupaten Garut secara berkelanjutan. (*)

0 Komentar