Tak berhenti pada pendanaan, peluang lain yang ditawarkan adalah akses pemasaran di Singapura. Samsul menyampaikan gagasan untuk menyediakan tempat yang khusus menampilkan produk Indonesia, termasuk produk dari Garut, sekaligus menyiapkan dukungan pemasaran di sana.
“Gimana kalau sebenarnya kita nanti sediakan satu tempat di sana dan isinya itu produk khusus Indonesia, which is kalau misalkan Garut, Bandung, ya produk kita jual di situ. Kita sediain tempatnya, kita sediain marketing-nya,” ujarnya.
Peluang tersebut membuka kemungkinan bagi produk-produk lokal Garut untuk tidak hanya mendapatkan akses modal, tetapi juga memperluas jangkauan pasar hingga ke luar negeri.
Baca Juga:Terdeteksi Blue Fire, Akses Wisatawan di Gunung Papandayan Dibatasi​Bukan Sekadar Konser! "Suara Guntur" Padukan Musik, Kepedulian Lingkungan, dan Edukasi di Kaki Gunung Guntur
Pemerintah Buka Ruang Kolaborasi dengan Pengusaha
Dalam kesempatan tersebut, Putri Karlina juga membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha.
Ia berharap tidak ada lagi jarak antara pemerintah dan pengusaha, terutama dalam mengakses informasi, kebijakan, maupun peluang kolaborasi.
“Saya juga membuka pintu selebar-lebarnya, seluas-luasnya untuk para pengusaha lokal berdiskusi. Saya harap tidak ada gap antara pemerintah dengan pengusaha,” ujar Putri Karlina.
Menurutnya, komunikasi setelah kegiatan menjadi hal penting agar Business Matching tidak berhenti sebagai pertemuan satu hari.
Ia mendorong agar diskusi antara pemerintah, investor, dan pelaku usaha terus berlanjut untuk membahas berbagai potensi ekonomi yang dapat dikembangkan di Garut.
“Diskusinya tolong jangan berhenti di hari ini. Diskusinya harus panjang terus. Pintu saya terbuka lebar,” katanya.
Total Investasi Rp20,7 Miliar Buka Peluang Baru
Business Matching Garut 2026 mencatat total nilai investasi Rp20.760.350.000 dari para investor yang hadir dalam forum tersebut.
Baca Juga:10 Jam Mengapung Pakai Tabung LPG, ABK Asal Garut Selamat dari Tragedi KM VirgoKDM Dorong Peningkatan Anggaran Infrastruktur di Garut Jalan dan Jembatan Disorot
Nilai tersebut menjadi salah satu hasil penting dari pertemuan yang dirancang untuk mempertemukan kebutuhan pelaku usaha dengan berbagai sumber daya yang dimiliki investor dan mitra strategis.
Selain investasi dalam bentuk pendanaan, peluang yang dibuka melalui forum ini juga mencakup kerja sama distribusi, akses ritel, offtaker, pengembangan pasar, hingga bentuk kolaborasi lainnya.
Dengan demikian, nilai investasi yang tercatat tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem usaha yang memungkinkan pelaku usaha Garut mendapatkan akses lebih luas terhadap modal dan jaringan bisnis.
