Sawala Usaha Garut 2026 Catat Investasi Rp20,7 Miliar, Dihadiri Investor, Pengusaha dan Diaspora Garut

Radar Garut
Business Matching Wirahebat yang digelar di Grand Ballroom Hotel Santika Premiere Garut.(Radar Garut)
0 Komentar

Menurutnya, penguatan dunia usaha memiliki kaitan erat dengan upaya meningkatkan kemandirian masyarakat. Semakin banyak usaha tumbuh, semakin besar pula peluang terbentuknya lapangan pekerjaan dan aktivitas ekonomi baru.

“Perbanyaklah para pengusaha di Kabupaten Garut, kita perbanyak peluang-peluang ekonomi di Kabupaten Garut. Karena semakin banyak orang punya bisnis, semakin banyak orang punya lapangan pekerjaan,” katanya.

Ia menilai, pengembangan entrepreneurship juga dapat membentuk pola pikir masyarakat dalam menghadapi persoalan. Karena itu, pemerintah ingin mendorong lebih banyak peluang ekonomi yang memungkinkan masyarakat memiliki sumber penghasilan dan berkembang secara mandiri.

Baca Juga:Terdeteksi Blue Fire, Akses Wisatawan di Gunung Papandayan Dibatasi​Bukan Sekadar Konser! "Suara Guntur" Padukan Musik, Kepedulian Lingkungan, dan Edukasi di Kaki Gunung Guntur

Putri Karlina menegaskan, pemerintah tidak bisa selamanya mengandalkan bantuan sosial maupun pembiayaan pemerintah untuk menyelesaikan seluruh persoalan masyarakat. Di sisi lain, pemerintah masih memiliki berbagai pekerjaan rumah, termasuk pembangunan infrastruktur.

Karena itu, ia berharap forum Business Matching menjadi salah satu langkah untuk mendorong kemandirian masyarakat melalui penguatan sektor usaha.

Investor Singapura Siapkan Dana Hingga 100 Ribu SGD untuk Wirausaha Garut

Peluang akses modal juga datang dari perwakilan Venture Capital asal Singapura yang hadir dalam Business Matching Garut 2026. Samsul Ramdani Apriansah, selaku perwakilan Venture Singapura, menyampaikan adanya alokasi dana hingga 100 Ribu SGD khusus untuk Garut.

Menurut Samsul, alokasi tersebut tidak hanya dapat diakses oleh 25 pelaku usaha yang diprofilkan dalam forum Business Matching, tetapi juga terbuka bagi Wirausaha Hebat lainnya yang memenuhi kriteria.

“Setidaknya saya mengalokasikan untuk Garut saja, itu yang ada di kantong Rp250 juta, untuk Garut aja. Yang mana itu nanti bisa diakses tidak hanya untuk yang profiling 25, bisa jadi teman-teman Wirausaha Hebat lain,” ujar Samsul.

Dalam menentukan usaha yang berpotensi mendapatkan pendanaan, Venture Singapura menyatakan lebih mencari bisnis nonteknologi yang telah memiliki produk nyata dan berjalan di pasar. Pendekatan tersebut ditujukan agar pendanaan dapat langsung dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis dan memperluas skala usaha.

“Kalau untuk Venture Singapura yang kami cari itu pokoknya semua bisnis di luar tech,” kata Samsul.

Baca Juga:10 Jam Mengapung Pakai Tabung LPG, ABK Asal Garut Selamat dari Tragedi KM VirgoKDM Dorong Peningkatan Anggaran Infrastruktur di Garut Jalan dan Jembatan Disorot

Ia menambahkan bahwa pihaknya mencari “pengusaha real yang uangnya bisa dimanfaatkan dan dikembangkan,” sambungnya.

0 Komentar