“Kegiatan ini dilakukan melalui patroli pencegahan, penegakan hukum secara humanis, serta sinergi bersama TNI dan pemerintah daerah,” ujar Yugi, Minggu (26/7/2026).
Menurutnya, operasi tersebut tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.
“Kami berupaya memastikan situasi keamanan tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman,” katanya.
Baca Juga:Dua Pemuda Diamankan di Pasar Mawar, Polisi Temukan Celurit dan Minuman KerasGeber Motor Berknalpot Brong di Jalan Ibrahim Adjie, Dua Pemuda Diamankan Polisi
Sementara itu, hasil pemantauan arus lalu lintas di sejumlah jalur utama menunjukkan kondisi ramai, tetapi tetap lancar.
Pemantauan dilakukan di jalur nasional Limbangan–Malangbong, Kadungora–Tarogong–Cilawu, kawasan perkotaan Garut, serta sejumlah akses menuju destinasi wisata.
Tidak ditemukan kepadatan maupun hambatan berarti di kawasan wisata Cipanas, Darajat, Situ Bagendit, Santolo, dan Sayang Heulang.
Selama pelaksanaan kegiatan, jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Garut tercatat mencapai 5.919 orang dengan sekitar 1.880 kendaraan memasuki sejumlah objek wisata.
Polres Garut memastikan kegiatan serupa akan terus ditingkatkan untuk menekan potensi kriminalitas, menjaga kelancaran lalu lintas, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Garut. (*)
