“Posyandu pada dasarnya adalah upaya kesehatan berbasis masyarakat. Kalau ingin pelayanan lebih nyaman, masyarakat juga diharapkan berupaya memiliki bangunan posyandu sendiri, jadi bukan tidak boleh menggunakan tempat lain,” ucapnya.
Meski demikian, Leli mengaku pihaknya tetap terus memberikan dukungan dari sisi pelayanan kesehatan. Hal tersebut termasuk penyediaan tenaga kesehatan dan logistik, seperti vaksin imunisasi apabila memang diperlukan.
Ia berharap keberadaan posyandu bisa dimanfaatkan oleh seluruh kalangan usia dari mulai balita hingga lansia. Itu karena menurutnya sesuai dengan program pemerintah terkait dengan transformasi pelayanan kesehatan primer yang di mana penguatannya melalui posyandu, Pustu dan puskesmas.
Baca Juga:Belasan Ribu Wisatawan Berkunjung ke Garut Selama Libur SekolahPLN dan BCA Serahkan USG Portabel, Bantu Garut Tekan AKI dan AKB
“Jadi itu harus berintegrasi memberikan pelayanan untuk seluruh siklus hidup,” pungkasnya. (*)
